Matahari adalah bintang yang besaaar sekali. Akibatnya, gaya tarik Matahari juga besar. Saking besarnya, gaya tarik itu mengenai beberapa benda angkasa yang bergerak sangat cepat dan melayang bebas di semesta. Gaya tarik Matahari lalumenghalangi mereka terbang bebas. Setiap kali mereka ingin "lepas" dari Matahari, tetapi setiap kali pula mereka terkena gaya tarik Matahari. Keseimbangan antara gaya tarik Matahari dan gaya benda angkasa untuk "terbang" membentuk sebuah orbit. Akibatnya, benda-benda angkasa itu hanya bisa bergerak mengitari Matahari pada orbitnya. Benda angkasa itu di sebut planet.
Matahari dan planet-planet pengikutnya tulah yang disebut tata surya. Salah satu planet setia Matahari bernama Bumi. Ya, itulah planet tempat kita tinggal.
Para ahli percaya bahwa Matahari terbentuk dari awan raksasa berisi debu dan gas. Saking besar dan panasnya, awan raksasa ini meledak. DHUUUAAAR! Debu dan gas beterbangan di alam semesta.
Inti dari awan raksasa tadi merupakan bintang kecil. Bintang ini berputar dan berputar. Ia menangkap debu dan gas di dekatnya. Bintang itu lalu menjadi semakin besar dan semakin besar lagi. Ketika sudah sangat besar, bintang itu kita sebut Matahari.
Lalu bagaimana dengan debu dan gas sisa ledakan awan raksasa? . Hm... debu dan gas saling bertabrakan, menempel, dan terbentuklah benda-benda angkasa. Ada planet, komet, bulan, asteroid, dan juga planet kerdil.
Matahari
Diameter : 100 kali diameter Bumi
Suhu di permukaan : 6.000C
Suhu di atmosfer : jutaan C
Meskipun besar, Matahari termasuk bintang yang ukurannya kecil!
WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar