Lihat, langit malam penuh titik cahaya. Itulah bintang. Ya, bintang bercahaya karena bintang adalah bola api gas. Bola gas ini berasal dari nebula atau awan gas di galaksi. Ssst, nebula itu ibu semua bintang, lo. Kenapa begitu? Begini ceritanya. Bintang itu aa yang bayi, remaja, fan kakek-kakek. Ketika kakek bintang yang gendut mati, dia meledak. Ledakannya membuat nebula di galaksi bergerak, menggumpal jadi bola api. Bola api baru ini disebut bayi bintang. Nah, tanpa nebula tidak akan ada bayi bintang, kan ? Tapi, untuk jadi kakek, bayi bintang butuh waktu lama. Bisa 3-18 milyar tahun. Hihihi ... bayi bintang pakai popoknya lama, dong!
Bintang Kesepian
Cahaya bintang ada yang terang, sedang, dan redup. Eh, kasian lo. Bintang yang terang dan redup ternyata kesepian. Lo, kenapa? Ya, mereka tidak punya planet, bulan, dan komet. Cahaya bintang terang terlalu panas, sehingga debu dan gas di sekitarnya kepanasan dan menyebar jauh. Padahal debu dan gas ini jika menggumpal, bisa jadi planet yang mengelilinginya. Sebaliknya, bintang yang redup, terlalu dingin. Dia tidak kuat menaraik debu dan gas jadi planet.
Keluarga Bintang
Lalu bintng mana yang bahagia? Itulah bintang bercahaya sedang. Yaitu bintang Matahari, Pegasus, Virgo, Bebek, dan lain-lain. Bintang-bintang ini punya keluarga. Maksudnya, mereka di kelilingi planet, bulan, dan komet. Keluarga bintang disebut juga tata bintang. Sampai sekarang diketahui ada 215 tata bintang di Galaksi Bima Sakti. Tata bintang matahari punya 8 planet, 120 bulan, dan banyak komet. Ssst, tata bintang matahari disebut juga tata surya atau solar system. Tata bintang Ursa Mayor baru diketahui punya 2 planet. Eh, astronom masih kesulitan melacak jmlah planet, di setiap bintang, lo. Karena jarak bintang dari Bumi jauh sekali. Perlu teleskop super besar untuk menelitinya. Namun, astronom percaya, ada tata bintang lain yang mirip tata surya di Galaksi Bima Sakti.
Zona Habitasi
Sebagian besar tata bintang punya zona habitasi. Artinya, di tata bintang ada planet yang punya air berwujud cair, Ups, berarti ada makhluk hidup, dong ? Betul. Wuaow, ini berita luar angkasa. Kita mungkin punya teman di bintang yang kelap kelip.
Hmm, kamu ingin komunikasi dengan mereka? Kirim saja gelombang televisi. Zzzeet... gelombang televisi bergerak dengan kecepatan cahaya. Tembus ke langit sampai bintang-bintang. Jika mengirim pesan saat ini, pesanmu sampai di tata bintang Eridanus 10 tahun kemudian. Hihihi ... masalahnya, mereka punya televisi enggak,ya ? Eh, menurutmu bagaimana tampang mereka? Apakah mirip manusia di bumi?
WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar