Selasa, 14 Agustus 2012

GALAKSI BIMA SAKTI

     Galaksi Bima Sakti adalah salah satu dari ratusan galaksi di alam semesta. Di dalam Galaksi Bima Sakti terdapat 200-400 milyar bintang. Satu dari sekian milyar bintang dalam Galaksi Bima Sakti adalah Matahari. Matahari dikelilingi planet-planet yang bergerak teratur. Kita menyebutnya Tata Surya atau Solar System. Bumi tempat tinggal kita ini adalah salah satu planet bagian dari Tata Surya tersebut.

Spiral Super Raksasa
     Galaksi Bima Sakti berbentuk spiral. Tata Surya kita bersama-sama bintang lain berputar mengelilingi titik pusat galaksi seperti planet-planet kita mengelilingi Matahari. Bumi kita bisa mengelilingi Matahari sekali putar dalam waktu 365 hari atau satu tahun. Tata Surya kita perlu waktu 226 juta thun untuk bisa mengelilingi pusat Bima Sakti sekali putaran.

Luas Bima Sakti
     Galaksi Bima Sakti memang luas sekali. Diameternya saja sekitar 100.000 tahun cahaya. Padahal, cahaya bisa menempuh jarak sekitar 300.000 kilometer dalam waktu 1 detik. Dalam waktu 1 tahun, cahaya bisa menempuh jarak 9.460.800.000.000 kilometer. Maka, diameter Galaksi Bima Sakti 946.080.000.000.000.000 kilometer. Kalau rumus untuk mencari luas lingkaran adalah 1/4 phi d kuadrat, berapa luas Galaksi Bima Sakti? Bisa, enggak, kamu menghitungnya?

Kita dan Alam Semesta
     Bima Sakti yang seluas itu, hanyalah satu dari sekian ratus galaksi dalam alam semesta. Tata Surya kita adalah satu dari sekian ratus milyar gugus bintang dalam Galaksi Bima Sakti. Bumi kita hanya satu titik dalam tata surya. Kita hanyalah setitik debu di Bumi. Dibandingkan dengan alam semesta, kita hanya seukuran debu yang dibelah-belah trilyunan kali.




WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

PETA ALAM SEMESTA

Katakan Astro Peta ...
     Peta alam semesta orang astronomi sangat unik. Tidak ada gambar lautan atau pulau di peta mereka. Yang ada gambar piring-piring penuh bintang. Ssst, sebenarnya, piring penuh bintang ini adalah galaksi.

Galaksi Penuh Bintang 
     Galaksi adalah kumpulan bintang-bintang, planet-planet, debu-debu, dan awan gas. Mereka berkumpul karena ada kekuatan sangat besar yang menarik mereka. Namanya pusat galaksi. Sampai sekarang bentuk pusat galaksi belum diketahui. Karena pusat galaksi dikelilingi debu tebal yang sulit diteropong. Eh, cara bintang, planet, debu dan awan mengelilingi pusat galaksi macam-macam, lo. Ada yang mirip ekor kecebong. Ada juga yang seperti spiral atau susu di aduk.

Dari Susu Tumpah
     Dalam bahasa Yunani, galaksi artinya susu. Hmm, kenapa ya kumpulan bintang kok diberi nama galaksi? Ini ada ceritanya. Dulu orang Yunani heran di langit malam seperti ada air susu tumpah. Mereka percaya tumpahan susu itu akibat ulah Dewi Hera. Katanya, Dewi Hera membuang air susu di langit. Karena dia tidak mau menyusui Hercules.
     Pada abad ke 18 Pak William Herschel membuat teropong untuk menelitinya. Wow, ternyata susu itu adalah kumpulan bintang yang banyak sekali. Nah, sejak itu kumpulan bintang dijuluki galaksi. Galaksi yang mirip susu tumpah dinamai Galaksi Milky Way. Ssst, kamu sudah tahu di Indonesia galaksi Milky Way disebut Galaksi Bima Sakti?
     Pak Herschel juga menemukan galaksi lain di langit utara. Namanya Galaksi Andromeda. Sampai kini alam semesta punya 125 milyar galaksi. Wuih, banyak banget ya. Pantas saja, kalauastronom percaya alam semesta luas sekali. Jauh... sampai bintang-bintang yang redup di langit.

Awan Kapten Magellan
     Ketika berlayar di belahan bumi selatan, Kapten Magellan dari Spanyol melihat awan putih kecil di langit. Awan ini tidak pernah pindaah tempat. Ternyata awan putih itu adalah galaksi. Unutuk menghormatinya, awan putih itu dinamai Galaksi Magellan.

Tamasya ke Galaksi?
     Jarak Galaksi Andromeda ke Galaksi Milky Way adalah 14.250 juta milyar kilometer. Wow, itu jarak yang super-super jauh. Butuh waktu 280 milyar tahun jika ingin tamasya dari Galaksi Milky Way ke Galaksi Andromeda . Hihihi ... itu jarak yang mustahil ditempuh manusia. Sampai jadi kakek nenek, manusia tidak akan sampai ke sana.




WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI
     

Senin, 13 Agustus 2012

MINIPEDIA

Makanan dan Minuman Astronot
     Di luar angkasa para astronot melawan gravitasi Bumi sehingga mudah pusing, otot pun menjadi mudah lelah dan cepat membuat dehidrasi. Karena itulah para ilmuwan NASA mengembangkan formula elektrolit untuk minuman para astronot. Formula tersebut berisi cairan yang jika dicampur dengan air akan cepat memulihkan cairan tubuh yang hilang. Astronot juga bisa minum air dari air kencingnya sendiri yang telah diolah menjadi air bersih ssiap minum, hihi... jijik ya?

     Untuk makanannya, para ahli gizi mempersiapkan makanan para astronot seperti makanan mereka di Bumi. Inilah antara lain menu astronot dari Jepang : untuk sarapan adalah buah plum kering, telur dadar, sosis sapi dan jus jeruk. Untuk makan siang adalah potongan daging ham, keju, nanas kering, kacang mede dan jus stroberi. Untuk makan malam adalah spagetti, sayuran, puding dan jus jeruk.
     Makanan-makanan tersebut disimpan dalam alat pendingin bersuhu minus 80 derajat Celcius. Untuk menun astronot India lain lagi. Mereka dibekali makanan khas India, kari. Ada juga yang namanya es krim astronot. Es krim ini telah dikeringkan dan beku. Jadi nggak perlu disimpan di alat pendingin. Es krim inilah yang pertama kali dibawa oleh astronot Apollo 7. Tetapi es krim kering astronot ini tidak lagi diminati karena astronot bisa makan es krim seperti es krim yang di Bumi.

Punya BB tak Bisa jadi Astronot
     Bisa jadi astronot kayaknya bangga banget ya? Saat ini saja pelamar astronot di Amerika mencapai 3.500 orang. Sedangkan yang di terima cuma 9 orang, 3 wanita dan 6 laki-laki.
     Astronot adalah istilah untuk seorang antariksawan dari Amerika. Di Rusia namanya kosmonot, di Cina namanya taikonot, sedangkan di Perancis spasionot. Astronot biasanya di seleksi dari pilot-pilot pesawat tempur yang punya background pendidikan ilmu Biologi, Fisika, Enginering dan Matematika. Tinggi tak kurang dari 163 cm dan tidak cacat mata. Jadi pandangan jarak jauhnya mesti super duper bagus. Sedangkan untuk astronot peneliti diambil dari disiplin ilmu Fisika, Biologi, Matematika dan Enginering.
     Persyaratan untuk menjadi taikonot China lebih rumit lagi. Ada 100 persyaratan yang harus dilewati, antara lain tidak punya luka, tidak punya penyakit turunan di tiga keluarga terakhir, gigi tidak bolong, hidung tidak gampang meler, tidak kurapan, tidak alergi terhadap obat, nafas tidak bau dan tidak BB. Alasannya, kerja di luar angkasa tempatnya sempit jadi kalau ada astronot yang punya BB akan menganggu rekan kerja yang lain, oh oh ... Astronot harus benar-benar punya tubuh fit. Gimana tidak kalau mereka harus hidup selama berbulan-bulan di tempat rendah gravitasi yang beda banget dengan Bumi. Katanya sih, para astronot itu setelah kembali ke Bumi harus masuk rehabilitasi duli karena tubuh mereka rentan terhadap penyakit.

Stasiun Luar Angkasa Internasional
     Stasiun Luar Angkasa International atau International Space Station (ISS) adalah proyek gabungan 16 negara, yaitu Amerika, Rusia, Jepang, Kanada, Brasil dan 11 negara Uni Eropa. ISS berada pada ketinggian 360.000 meter dari atas Bumi. Bandingkan dengan pesawat komersial yang terbang pada ketinggian 12.000 meter dari atas Bumi. Mulanya (tahun 2000) ISS hanya di isi oleh 3 astronot. Mereka adalah astronot dari Amerika, William Shepherd dan 2 kosmonot dari Rusia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev.
     Saat ini ISS sudah di huni oleh 13 astronot dari berbagai negara, termasuk dari Jepang, Cina dan India. China sudah mengirimkan astronotnya, Zhai Zhigang pada 24 September 2008. Sedangkan Jepang sudah beberapa kali mengirimkan astronotnya ke ISS. Saat ini Jepang juga sudah mempunyai stasiun luar angkasa sendiri bernama Kibo. Para astronot ISS tinggal di kapsul luar angkasa hingga berminggu-minggu atau berbula-bulan. Mereka balik ke Bumi, kemudian digantikan oleh astronot lain dengan menggunakan pesawat ulang aling Discovery. Pesawat ini jugalah yang membawa peralatan-peralatan yang dibutuhkan ISS.
     Discovery diluncurkan dari Cape Canaveral (Cape Kennedy), Florida, Amrik. Salah satu misi tinggal di luar angkasa berbulan-bulan adalah sebagai jembatan manusia untuk bisa mendarat di Mars. Dengan terbiasa hidup di gravitasi lemah akan memudahkan astronot untuk beradaptasi di Mars. Kabar terakhir para astronot Iss dibuat panik oleh sampah angkasa yang berasal dari pecahan roket atau pesawat ulang alik. Serpihan itu kecil sekali, cuma 1 cm. Tetapi kalau mebentur ISS, akan membuat tekanan udara dalam kapsul turun dan bisa membahayakan astronot. Antisipasinya, para astronot spacewalk ke pesawat penyelamat Soyuz. Baru-baru ini astronot Danny Olivas dan Christer Fuglesang mengganti tangki amoniak ISS yang rusak untuk diganti dengan yang baru. Walaupun tangki berbobot 800kg, di luar angkasa seperti memegang balon saja.

Baju Astronot
     Kalau sedang berada dalam kapsul pesawat baju-baju yang dipakai para astronot sama dengan baju yang mereka pakai di Bumi. Tetapi kalau para astronot harus berjalan di angkasa atau spacewalk untuk membetulkan alat yang rusak atau karena sesuatu hal, mereka harus memakai spacesuit. Salah satu baju astronot buatan Jepangberatnya 60 kilogram, terdiri dari 14 lapis. Baju ini mampu menahan panas hingga 100 derajat Celcius dan menahan dingin hingga minus 100 derajat Celcius. Walaupun baju ini sangat berat, tapi tak terasa berat karena di luar angkasa lemah gravitasi.
     Di luar angkasa para astronot tidak perlu mencuci bajunya. Baju yang telah di pakai dibuang ke luar kapsul dan akan terbakar di angkasa. Mereka ganti baju paling tidak 3 hari sekali. Maka itu para astronot harus membawa baju dalam jumlah cukup banyak. Pakaian dalam? Apalagi. Mesti lebih sering ganti.
     Tapi saat ini para astronot tak perlu gonta-ganti pakaian dalam. Sebuah perusahaan di Jepang telah merancang celana dalam astronot yang mereka namakan J-Wear. Terbuat dari campura katun dan polyester, di desain menyerap air, membunuh bakteri, cepat kering, modis dan ringan. Koichi Wakata, astronot Jepang yang baru pulang dari ISS membuka rahasia bahwa dia telah pakai J-Wear di ISS selama sebulan tak ganti-ganti. O la la ...



WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

Minggu, 12 Agustus 2012

BIG BANG, LEDAKAN YANG MENGHANCURKANGagasan Kuno Abad 19: Alam Semesta Kekal Gagasan yang umum di abad 19 bahwa alam semesta merupakan kumpulan materi berukuran tak hingga yang telah ada sejak dulu kala dan akan terus ada selamanya. Selain meletakkan dasar berpijak bagi paham materialis, pandagan ini menolak keberadaan sang Pencipta dan menyatakan bahwa alam semesta tidak berawal dan tidak berakhir. Materalisme adalah sistem pemikiran yang meyakini materi sebagai satu-satunya keberadaan yang mutlak dan menolak keberadaan apapun selain materi. Berakar pada kebudayaan Yunani Kuno, dan mendapat penerimaan yang meluas di abad 19, sistem berpikir ini menjadi terkenal dalam bentuk paham Materialisme dialektika Karl Marx. Para penganut materialism meyakini model alam semesta tak hingga sebagai dasar berpijak paham ateis mereka. Misalnya, dalam bukunya Principes Fondamentaux de Philosophie, filosof materialis George Politzer mengatakan baahwa “alam semesta bukanlah sesuatu yang diciptakan” dan menambahkan : “Jika ia diciptakan, ia sudah pasti diciptakan oleh Tuhan dengan seketika dan dari ketiadaan”. Ketika Politzer berpendapat bahwa alam semesta tidak diciptakan dari ketiadaan, ia berpijak pada model alam semesta statis abad 19, dan menganggap dirinya sedang mengemukakan sebuah pernyataan ilmiah. Namun, sains dan teknologi yang berkembang di abad 20 akhirnya meruntuhkan gagasan kuno yang dinamakan materialism ini. Astronomi Mengatakan : Alam Semesta Diciptakan Pada tahun 1929, di observatorium Mount Wilson California, ahli astronomi Amerika, Edwin Hubble membuat salah satu penemuan terbesar di sepanjang sejarah astronomi. Ketika mengamati bintang-bintang dengan teleskop raksasa, ia menemukan bahwa mereka memancarkan cahaya merah sesuai dengan jaraknya. Hal ini berarti bahwa bintang-bintang ini “bergerak menjauhi” kita. Sebab, menurut hokum fisika yang diketahui, spectrum dari sumber cahaya yang sedang bergerak mendekati pengamat cenderung ke warna ungu, sedangkan yang menjauhi pengamat cenderung ke warna merah. Selama pengamatan oleh Hubble, cahaya dari bintang-bintang cenderung ke warna merah. Ini berarti bahwa bintang-bintang ini terus-menerus bergerak menjaauhi kita. Jauh sebelumnya, Hubble telah membuat penemuan penting lain. Bintang dan galaksi bergerak tak hanya menjauhi kita, tapi juga menjauhi satu sama lain. Satu-satunya yang dapat disimpulkan dari suatu aalam semesta di mana segala sesuatunya bergerak menjauhi satu sama lain adalah bahwa ia terus-menerus “mengembang”. Agar lebih mudah dipahami, alam semesta dapat diumpamakan sebagai permukaan balon yang sedang mengembang. Sebagaimana titik-titik sdi permukaan balon yang bergerak menjauhi satu sama lain ketika balon membesar, benda-benda di ruang angkasa juga bergerak menjauhi satu sama lain ketika alam semesta terus mengembang. Sebenarnya, fakta ini secara teoritis telah ditemukan lebih awal. Albert Einstein, yang diakui sebagai ilmuwan terbesar abad 20, berdasarkan perhitungan yang ia buat dalam fisika teori, telah menyimpulkan bahwa alam ssemesta tidak mungkin statis. Tetapi, ia mendiamkan penemuannya ini, hanya agar tidak bertentangan dengan model alam semesta statis yang diakui luas waktu itu. Di kemudian hari, ini sebagai ‘kesalahan terbesar dalam karirnya’. Apa arti dari mengembangnya alam semesta? Mengembangnya alam semesta berarti bahwa jika alam semesta dapat bergerak mundur ke masa lampau, maka ia akan terbukti berasal dari satu titik tunggal. Perhitunga menunjukkan bahwa ‘titik tunggal’ ini yang berisi semua materi alam semesta haruslah memiliki ‘volume nol’, dan ‘kepadatan tak hingga’. Alam semesta telah terbentuk melalui ledakan titik tunggal bervolume nol ini. Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan ‘Big Bang’ dan teorinya dikenal dengan nama tersebut. Perlu dikemukakan bahwa ‘volume nol’ merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman. Ilmu pengetahuan dapat mendefinisikan konsep ‘ketiadaan’yang berada di luar batas pemahaman manusia, hanya dengamn menyatakannya sebagai ‘titik bervolume nol’. Sebenarnya, ‘sebuah titik tak bervolume’ berarti ‘ketiadaan’. Demikianlah alam semesta muncul menjadi ada dari ketiadaan. Dengan kata lain, ia telah diciptakan. Fakta bahwa ala mini diciptakan, yang baru ditemukan fisika modern pada abad 20, telah dinyatakan dalam Al-Qur’an 14 abad lampau : “Dia Pencipta langit dan bumi” (QS. Al-An’aam, 6: 101) Teori Big Bang menunjukkan bahwa semua benda di alam semesta pada awalnya adalah satu wujud, dan kemudian terpisah-pisah. Ini di artikan bahwa keseluruhan materi diciptakan melalui Big Bang atau ledakan raksasa dari satu titik tunggal, dan membentuk alam semesta kini dengan cara pemisahan satu dari yang lain. Big Bang, Fakta Menjijikkan Bagi Kaum Materialis Big Bang merupakan petunjuk nyata bahwa alam semesta telah ‘diciptakan dari ketiadaan’, dengan kata lain ia diciptakan oleh Allah. Karena alas an ini, para astronom yang meyakini paham materialis senantiasa menolak Big Bang dan mepertahankan gagasan alam semesta tak hingga. Alasan penolakan ini terungkap dalam perkatan Arthur Eddington, salah seorang fisikawan materialis terkenal yang mengatakan : “Secara filosofis, gagasan tentang permulaan tiba-tiba dari tatanan Alam yang ada saat ini sungguh menjijikkan bbagi saya”. Seorang materialis lain, astronom terkemuka asal Inggris, Sir Fred Hoyle adalah termasuk yang paling merasa terganggu oleh teori Big Bang. Di pertengahan bad 20, Hoyle mengemukakan suatu teori yang disebut steady-state yang mirip dengan teori ‘alam semesta tetap’ di abad 19. Teori steady-state menyatakan bahwa alam semesta berukuran tak hingga dan kekal sepanjang masa. Dengan tujuan mempertahankan paham materialis, teori ini sama sekali berseberangan dengan teori Big Bang, yang menyatakan bahwa alam semesta memiliki permulaan. Mereka yang mempertahankan teori steady-state telah lama menentang teori Big Bang. Namun, ilmu pengetahuan justru meruntuhkan pandangan mereka. Pada tahun 1948, Gergec Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big Bang. Ia mengatakan bahwa setelah pembentukan alam semesta melalui ledakan raksasa, sisa radiasi yang ditinggalkan oleh ledakan ini haruslah ada di alam. Selain itu, radiasi ini haruslah tersebar merata di segenap penjuru alam semesta. Bukti yang ‘seharusnya ada’ ini pada akhirnya diketemukan. Pada tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz dan Robert Wilson menemukan gelombang ini tanpa sengaja. Radiasi ini, yang disebut ‘radiasi latar kosmis’, tidak terlihat memancar dari satu sumber tertentu, akan tetapi meliputi keseluruhan ruang angkasa. Demikianlah, diketahui bahwa radiasi ini adalah sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big Bang. Penzias dan Wilson dianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan mereka. Pada tahun 1989, NASA mengirimkan satelit Cosmic Background Explorer. COBE ke ruang angkasa untuk melakukan penelitian tentang radiasi latar kosmis. Hanya perlu 8 menit bagi COBE untuk membuktikan perhitungan Penziaz dan Wilson. COBE telah menemukan sisa ledakan raksasa yang telah terjadi di awal pembentukkan alam semesta. Dinyatakan sebagai penemuan astronomi terbesar sepanjang masa, penemuan ini dengan jelas membuktikan teori Big Bang. Bukti penting lain bagi Big Bang adalah jumlah hidrogen dan helium di luar angkasa. Dalam berbagai penelitian, diketahui bahwa konsentrasi hidrogen-heliu, di alam semesta bersesuaian dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium sisa peninggalan peristiwa Big Bang. Jika alam semesta tak memiliki permulaan dan jika ia telah ada sejak dulu kala, maka unsure hidrogen ini seharusnya telah habis sama sekali dan berubah menjadi helium. Segala bukti meyakinkan ini menyebabkan teori Big Bang diterima oleh masyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat “Yang telah menciptakan tujuh langit n]berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak sembang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang.” (QS. Al-Mulk, 67:3)

Unsur Kimia di Planet Mars

Unsur kimia apa saja yang terdapa di planet Mars?
     Dengan menggunakan instrumen kimia yang disebut spektrometer neutron, para peneliti wahana antariksa Odyssey memperkirakan adanya unsur hidrogen di planet Mars. Para peneliti yakin bahwa planet merah ini menyimpan cadangan air dalam jumlah cukup besar.
     Para ahli Geologi Museum Smithsonian National Air and Space yang ikut meneliti penemuan itu memperkirakan, unsur hidrogenterdapat di sebuah bekas danau di dataran tinggi dan di sepanjang Ma'adim Vallis, lembah terbesar di planet itu. Para ahli memperkirakan luas danau itu hampir seluas wilayah gabungan antara negara bagian Texas dan New Mexico, atau hampir setengah luas Indonesia.
     Mars sekarang ini merupakan planet yang terselimuti padang pasir dan bebatuan, serta besuhu sangat dingin. Berdasarkan adanya lembah-lembah yang keringb, para ahli memperkirakan, air sempat mengalir di atas permukaan planet. Hasil pantauan Odyssey mengungkap bukti-bukti adanya unsur air yang terjebak di permukaan planet di sekitar kutub.
     Mengomentari penemuan itu, asisten peneliti di Observatorium Bosscha di Lembang, Hendro Setyanto, mengemukakan bahwa penemuan air di planet Mars merupakan penemuan besar karena dapat membuka peluang sangat besar bagi eksplorasi tata surya berikutnya. Peluang besarv lainnya juga terbuka bagi perwujudan impian manusia untuk membuat koloni di luar Bumi.
     Menurut Kepala Peneliti Odyssey, Bill Feldman, "Permukaan tanah Mars banyak mengandung hidrogen". Feldman mengklaim, walaupun para ilmuwan tahu bahwa batu es terdapat di bawah permukaan wilayah itu, penemuannya merupakan yang pertama dalam hal menentukan jumlah kandungan air di Mars. Jumlahnya diperkirakan cukup untuk menunjang kehidupan manusia saat melakukan eksplorasi di planet itu.
     Peta dari Spektrometer neutron menunjukkan bahwa wilayah luas yang terbentang dari kutub hingga sekitar 50 derajat dari khatulistiwa menyimpan cadangan hidrogen atau batu es. Permukaan ekspansinya yang berada di garis lintang bawah hingga tengah Mars juga menampakkan hal serupa.
     Data pengamatan menggunakan spektrometer neutron Odyssey memperkirakan adanya lapisan tipis karbon dioksida (es kering) di sepanjang kutub utara dan selatan. Selama musin dingin, karbon dioksida menyelimuti wilayah dari kutub. Sementara itu, selama musim panas, lapisan karbon dioksida di kutub utara menguap seluruhnya dan meninggalkan lapisan tipis di kutub selatan.

Sumber : www.angkasa-online.com


WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

Sabtu, 11 Agustus 2012

TAHUKAH BAHWA ...

   Astronaut itu kegiatannya 14 jam kerja dan olahraga, 1,5 jam menyiapkan makanan dan makan, serta 8,5 jam tidur!
Mau main ke mal? Pingin jajan mie bakso? Mau baca buku cerita terbaru? Hm... mana bisa! Jadi aastronaut memang harus bisa menahan bosan.

   Dulu, makanan astronaut dalam keadaan beku dan kering!
Kalau mau sedikit kental, disediakan makanan dalam bentuk seperti pasta gigi. Kemudian, ada teknologi untuk melapisi makanan dengan semacam puding agar tidak "beterbangan". Makanan ini besarnya hanya satu gigitan saja. Sekarang, stasiun luar angkasa dilengkapi dengan lemari es dan microwave oven. Bahkan, resep-resep lezat khusus diciptakan oleh para koki kenamaan dari seluruh dunia!

   Salah satu jam penghitung mundur yang paling banyak disimak adalah jam penghitung mundur di tempat peluncuran roket Pusat Antariksa Kennedy, Florida.
Jam ini dinyalakan 43 jam, sebelum peluncuran. Dan dimatikan 10 menit setelah mengangkasa, ketika pesawat sudah memasuki orbit dengan sempurna. Yang ditunggu-tunggu tentu saja ssuara "... 3... 2...1... liftoff!"


   Dalam keadaan tanpa gravitasi, tulang dan otot mengecil.
Itu sebabnya, astronaut di luar angkasa harus olahraga minimal 2 jam sehari. Kalau tidak, mereka akan mengalami gangguan tulang dan otot sekembalinya ke Bumi. Hap... hap... tu... wa... tu... wa...


   Air akan berbentuk butir-butir dalam keadaan tanpa gravitasi.
Makanya, di kamar mandi astronaut ada selang penyemprot untuk mengeluarkan air. Kalau sudah mandi, butir-butir kotor itu disedot pakai selang lain. Bagaimana kalau ingin buang air? Bisa, bisa.... Tetapi, tidak ada air untuk "menghalau" kotoran kita ke pembuangan. Yang ada adalah udara bertekanan besar. SSSSSH... kotoran pun masuk ke pembuangan.



WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

SELEBRITI LUAR ANGKASA

Siapa yang terkenal, saat manusia sampai di luar angkasa? Siapa yang terkenal, saat manusia berhasil menjejakkan kaki di Bulan? Hihihi ... ternyata yang terkenal atau yang jadi selebritinya ... astronaut.

Ratusan Astronaut
   Selebriti luar angkasa pertama, Yuru Gagarin. Kosmonot Rusia (dulu Uni Soviet) ini terkenal karena menjadi manusia pertama yang sampai ke luar angkasa di tahun 1961. Sampai sekarang, sudah 500-an astronaut sampai ke luar angkasa. Eh, ternyata banyak juga, ya. Ada lagi yang terkenal, Neil Amstrong dan Buzz Aldrin. Mereka terkenal karena berhasil menginjakkan kaki di Bulan, tahun 1969. Sebelumnya, tahun 1965, ada nama Aleksei Leonov yang terkenal karena menjadi astronaut pertama yang berjalan di luar angkasa (spacewalk).

Yuri Gagarin, manusia pertama yang sampai ke luar angkasa.

Pesawat Apollo 11 saat mendarat di Bulan.

Aleksei Leonov, 12 menit meninggalkan pesawat Voskhod 2 untuk melakukan spacewalk.

Astronaut Komersial
   Eh, ternyata tidak semua astronaut melakukan tugas ilmiah. Ada juga yang melakukan tugas jadi wartawan. Toyohiro Akiyama, wartawan TV Jepang ini, tahun 1990, di tugaskan kantornya untuk meliput luar angkasa. Ia pergi dengan pesawat Soyuz TM-11, menginap di stasiun luar angkasa Mir, lalu pulang ke Bumi dengan pesawat Soyuz TM-10. Tentu saja untuk ke luar angkasa ini, ia harus membayar. Maka jadilah ia astronout komersial pertama.
Toyohiro Akiyama, pernah meliput dari luar angkasa.

Berbagai Negara
   Kebanyakan astronaut berasal dari Amerika serikat, negara-negara bekas Uni Soviet, dan Eropa. Maklum, teknologi luar angkasa di sana sudah sangat maju. 
   Sedangkan dari bangsa-bangsa Asia, masih bisa dihitung dengan jari. Pada tahun 1980, tercatat astronaut Pham Tuan dari Vietnam, Rakesh Sharma dari India, tahun 1985. Menyusul dari kerajaan Arab Saudi, Sultan bin Salman bin Abdulaziz Al Asaud. Pada tahun 2003, taikonut Yang Liwei, meluncur dengan pesawat luar angkasa milik China, Shenzhou 5. Sedangkan, Anousheh Ansari bangsa Iran menajdi astronaut wanita pertama yang menjadi turis ke luar angkasa, tahun 2006.

Yang Liwei, astronaut pertama dari Cina.

Astronaut Anousheh Ansari, jadi turis ke luar angkasa.

Neil Amstrong, Michael Collins, dan Edwin Aldrin, astronout Apollo 11 yang pernah mendarat di Bulan.

Astronaut Indonesia
   Kita boleh bangga! Pada tahun 1985, pernah ada, lo, bangsa kita yang terpilih jadi calon astronaut. Ibu Pratiwi Sudarmono dan Pak Taufik Akbar. Mereka akan mengikuti misi penerbangan antariksa dengan kode pesawat STS 61-H. Tetapi, karena terjadi kecelakaan pesawat Challenger, pada tanggal 28 Januari 1986, rencana tersebut dibatalkan. Hiks ... sayang banget ya.
   Selain dua calon tadi, sampai saat ini belum ada lagi calon dari Indonesia. Mm, siapa tahu di antara kita nanti, ada yang jadi astronaut?
Pak Taufik Akbar dan Ibu Pratiwi Sudarmono, calon astronaut Indonesia yang batal ke luar angkasa.







WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI