Selasa, 27 Maret 2012

PARA SAHABAT ANGKASA

Tanpa mereka, kita tidak akan tahu apapun tentang angkasa. Tanpa mereka, tidak akan pernah ada orang yang bisa ke luar angkasa. Siapa saja mereka ?

Astronom
     Meneliti semua benda di langit, itulah pekerjaannya. Seperti bintang, planet, komet, meteor, dan atmosfer planet lain. Oya, bintang juga punya atmosfer, lo! Tapi, panas sekali. Penelitiannya menggunakan teleskop dan komputer.
     Kalau sekarang kita tahu jarak antar planet dan antar bintang, itu salah satu hasil pekerjaan astronom. Karena itulah astronom harus pandai berhitung. Terutama fisika dan matematika.
     Kalaupun sekarang jarak semua benda langit sudah diketahui, tidak berarti tugasnya berakhir. Para astronom tetap meneropong ke langit. Mereka tetap meneliti apa saja yang ada dan sedang terjadi di angkasa .
Astronaut
     Inilah antariksawan atau tamu luar angkasa. Astronaut itu sama dengan taikonaut di China, kosmonaut di Rusia, atau spasionaut di Prancis. Astronaut-astronaut itu biasanya pilot pesawat temput artau pilot militer yang hebat. Dan paling tidak sudah mencapai 1.000 jam terbang. Juga harus mengikuti pelatihan yang diadakan oleh lembaga luar angkasa.
     Selama di luar angkasa para astronaut melaksanakan tugas sesuai dengan misinya. Mereka meneliti sebanyak mungkin, berbagai hal yang ditemui di san. Seperti, zat apa saja yang ada di sana, suhu udara, bahkan mengamati bumi dari orbitnya. Apakah atmosfernya semakin tipis, misalnya. Nah, semua data itu direkam dan dibawa ke Bumi.

Ahli Astrodinamika
     Mengirimkan wahana ke antariksa tidak sembarangan, lo! Orbit atau lintasannya di antariksa mesti direncanakan dengan cermat. Pekerjaan ini dilakukan oleh ahli astrodinamika. Mereka juga mesti memperhitungkan gerakan benda-benda yang ada di luar angkasa. Termasuk gerakan matahari, bulan, dan planet. Tujuannya, agar stelit daapat diletakkan tepat pada orbit yang diinginkan.

Ahli Roket
     Kalau tidak ada roket, tidak akan ada satelit yang bisa sampai di angkasa. Roketlah yang membawa satelit itu sampai di orbitnya di atas Bumi.
     Untuk membuat roket itu, ternyata perlu banyak ahli. Yaitu, ahli ilmu kimia untuk pembuatan bahan bakar. Ahli elektronika untuk membuat rangkaian elektroniknya. Ahli mesin dan penerbangan untuk membuat mesin dan body roket, serta sistem penerbangannya. Ahli komputer atau informatika untuk mengendalikan roket dari komputer, dan ahli material untuk mengurus masalah bahan-bahan pembuat roketnya.

Ahli Penerbangan 
     Gimana caranya bisa ke antariksa? Terbang dong! Yup, inilah pentingnya ahli penerbangan. Merekalah yang mempelajari secara mendalam, bagaimana pesawat bisa terbang sampai ke luar angkasa. Termasuk ikut juga dalam pembuatan roket. Tentu saja mereka harus mengerti dengan baik mesin pesawat, bahan-bahan yang baik untuk dijadikan pesawat, cara pembuatan pesawat, begitu juga dengan pengaturan alat-alat transportasi udara.

Ahli Sains Atmosfer
     Mempelajari atmosfer, si pelindung bumi? Betul sekali. Para ahli ini mempelajari atmosfer dan hubungannya dengan masalah cuacadi Bumi. Para ahli atmosfer harus meguasai matematika dan fisika dengan baik. Apa saja yang terjadi dengan atmosfer dan akibatnya pada keadaan di Bumi juga dipelajari oleh ahli atmosfer. Bersama para astronom, mereka juga mempelajari atmosfer planet-planet lain.

Ahli Geodesi
     Tugasnya mengatur dan memetakan permukaan Bumi. Dulu menggunakan alat ukur semacam teropong kecil, tetapi sekarang menggunakan wahan pesawat dan wahana angkasa. Gunanya untuk mengetahui bentuk dan ukuran Bumi, planet-planet dan satelitnya. Juga perubahan yang terjadi di sana. Salah satu tujuan ilmu ini, menentukan bentuk dan ukuran Bumi dan medan gaya berat Bumi. Penggunaan teknologi GPS pun harus menggunakan ilmu geodesi. Salah satu manfaat lainnya, memantau keadaan di Bumi, seperti kemungkinan adanya bencana alam. Lalu aktivitas gunung api, gempa bumi, longsor, penurunan tanah, dan lain-lain.



WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

Senin, 26 Maret 2012

PESAWAT-PESAWAT ANTARIKSA TERHEBAT

Ziiing ... Ziiing ...
Wow, seandainya kita bisa mengendarai pesawat dan melesat jauh di antariksa, kita akan melihat pesawat ntariksa berseliweran. Ssst, pesawat antariksa ini ada yang berisi manusia. Ada juga yang bergerak secara otomatis alias robot terbang. Kalau pesawat ini terus berputar mengitari planet, dia disebut satelit. Apa saja sih pesawat antariksa itu? Apakah manusia di Bumi bisa melihatnya ?

SOYUZ
Wah, Soyuz ini pesawat antariksa pertama berisi manusia. Soyuz diluncurkan oleh bangsa Rusia pada ahun 1960. Tujuannya mengitari bulan .

VENERA 
Venera juga pesawat yang diluncurkan Rusia. Dia berhasil mendarat di Planet Venus tapi langsung remuk karena tekanan udara Planet Venus sangat besar . Hiii .. tekanan udara Venus itu mirip panci presto yang bikin tulang ayam jadi lunak. Untung ada Venera. Tanpa Venera manusia tidak tahu akibat tekanan udara Venus, kan ?

APOLLO
Apollo ini pesawat antariksa yang paling hebat. Karena Apollo 11 dikendarai manusia dan berhasil mendarat di Bulan. Di permukaan tanah Bulan kita akan menemukan jejak kaki astronot Neil Amstrong. Kapan kita kesana ya ?

SATELIT HUBBLE
Hubble adalah satelit yang luar biasa karena delengkapi teleskop super besar. Hubble bertugas memotret berbagai benda langit di alam semesta.

MARS EXPLORATION ROBOT (MER)
Wow, MER ini kendaraan yang bisa jalan-jalan di permukaan Planet Mars. Ketika mendarat, dia berubah jadi robot yang meneliti batuan Mars .

SOHO 
Uups, SOHO kepanasan enggak, ya ? Soalnya tugas dia meneliti matahari . SOHO harus mengitari dekat matahari, maka dia menjadi satelit matahari. Ih, kita yabg di Planet Bumisaja sering kepanasan kalau matahari bersinar terik. Apalagi SOHO, ya ? Untungnya, SOHO punya mantel penahan panas matahari.

CASSINI-HUYGENS
Cassini saat ini bertugas memotret Planet Jupiter dan Saturnus. Wah, dia satelit yang pintar berputar gaya tali laso. Bayangkan, dia bisa terbang jauh sampai Saturnus hanya dengan cara memakai efek tali laso. Kamu tahu kan tali laso diputar-putar dan dilempar, maka tali itu akan meluncur jauh. Begitu juga Cassini. Dia berputar-putar di Planet Venus dan Bumi, lalu ... tuing ... dia melesat ke Jupiter dan Saturnus.

INTERNATIONAL SPACE STATION (ISS)
Yippii .. ini salah satu satelit yang bisa kita lihat di Bumi. Kalau kamu mendongak ke langit di sore hari dan subuh, kamu bisa melihatnya seperti bintang yang bergerak lurus, bukan ke bawah. Ssst, satelit ISS berisi banyak ilmuwan, lo. Hehehe.. kalau ikamu melihat ISS, jangan lupa melambaikan tangan, ya! Siapa tahu ilmuwan ISS sedang meneropongmu dan klik .. memotretmu!

Narasumber : Dr. Taufiq Hidayat, Observatorium Bosscha, Lembang



WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

ROBOT POS DARI TATA SURYA

     Sejak dulu manusia sudah sering bertanya-tanya. Ketika menatap langit malam, mereka penasaran apa gerangan benda yang bercahaya di langit. Apakah di Bulan ada penghuninya ? . Sejak ditemukan teleskop, rasa penasaran manusia mulai terjawab. Dan sekarang manusia sudah mengirimkan robot-robot terbang untuk mengamati benda langit. Robot terbang itu dinamakan pesawat antariksa . 
     Wow. Pesawat antariksa ini hebat, lo . Dia bisa memotret, berputar, menghindar dari tabrakan batu secara otomatis. Hmm, karena itulah pesawat antariksa disebut robot terbang . Bahkan, pesawat antariksa terbang tanpa bensin. Oo, lalu pesawat antariksa terbang pakai apa ? Yap, dia terbang dengan baterai . Baterainya pun baterai dari zat yang berbahaya, namanya baterai nuklir . Robot terbang ini juga bisa menghindar dari tabrakan karena di lengkapi alat pengindra jarak jauh.
     Robot terbang yang paling hebat menjelajah antariksa adalah Pesawat Voyager. Wah, Pesawat Voyager melakukan perjalanan paling jauh, samapai di tepi tata surya. Itu berarti Pesawat Voyager sudah melewati Planet Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan sedang menuju awan Oort . 
     Memangnya kemana sih tujuan Pesawat Voyager ? Hihihi ... rupanya robot terbang Voyager jadi tukang pos ke tata bintang lain di alam semesta. Ilmuwan NASA mengirim Voyager untuk melewati tata surya, sambil membawa paket dari manusia Planet Bumi. Coba tebak apa isi paketnya? Ups, paketnya berupa plakat berisi gambar manusia dan sandi-sandi lain. Selain itu Voyager juga membawa CD ini berisis video yang menunjukkan bangunan, cara hidup, dan rekaman suara-suara di Planet Bumi, Salah satu rekaman suara itu adalah musik gamelan Jawa. Wow, hebat, ya! Senangnya, membayangkan musik Indonesia di dengar penghuni tata bintang lain. 
     Sayangnya, ilmuwan NASA tidak bisa menjamin apakah penghuni tata bintang lain juga punya alat untuk mendengar CD itu atau tahu cara membaca plakatnya. Soalnya. ketika plakat Voyager ddiperlihatkan pada Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ), banyak delegasi PBB tidak tahu maknanya. Olala .. Tapi bagaimanapun ide mengirim robot pos Voyager ke tata bintang lain adalah ide yang luar biasa .

Narasumber : Dr. Taufiq Hidayat
                     Observatorium Bosscha, Lembang 




WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

Rabu, 28 Desember 2011

Semua Planet Memang Istimewa

Planet tercepat ( yang juga dijuluki speed racer ) :
Merkurius. Kecepatan Merkurius mengelilingi Matahari 172.000 km/jam.

Planet terbesar :
Jupiter. Kalau Jupiter kosong, lebih dari seribu bumi bisa masuk ke dalamnya. Biarpun besar, Jupiter tetap gesit. Rotasinya hanya membutuhkan waktu 1 jam 55 menit.

Planet terbandel :
Venus. Putaran rotasinya berkebalikan dengan planet lain. Kalau yang lain berputar berlawanan arah jarum jam, Venus searah jarum jam.

Planet dengan satelit terbanyak :
Saturnus. Penelitian terbaru menunjukkan, Saturnus punya 56 satelit.

Planet termirip :
Venus dan Bumi. Kedua planet ini sering disebut planet kembar karena ukurannya hampir sama dan jarak keduanya pun paling dekat.

Planet terunik :
Saturnus. Saturnus dapat mengapung di air karena sebagian besar isinya gas helium, sama dengan gas untuk mengisi balon.

Planet tereliminasi :
Pluto. Pluto pernah mendapat gelar planet. Pluto tidak ccok lagi disebut planet karena orbitnya menyenggol orbit Neptunus. Padahal, salah satu syarat planet adalah orbitnya tidak boleh menyenggol orbit planet lain. Pluto hanya mendapat gelar planet kerdil.




WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

Sabtu, 24 Desember 2011

Festival Planet Antariksa

Lihat enggak, ada kesibukan besar di angkasa luar! Yups, di sana akan ada Festival Planet Antariksa. Di acara penting ini, akan diumumkan planet-planet anggota tata surya yang berhak mendapat gelar terbaik. Mau tahu persiapan para planet menghadapi festival? Yuk, kita wawancarai mereka!

Mars, Si Planet Merah
Aku yakin bisa merebut salah satu gelar yang ada. Aku punya Olympus Mons, gunung berapi terbesar di tata surya. Gunung ini dikelilingi Olympus Mons Aureole atau lingkaran cahaya. Tinggi Olympus Mons 27 km, diameternya 624 km, dan lebar kawahnya 85 km. Bandingkan dengan Mauna Lao, gunung berapi terbesar di Bumi. Tinggi Mauna Lao 10 km dengan diameter 120 km. Volume Olympus Mons hampir 100 kali lebih besar daripada gunung berapi terbesar di Bumi!

Saturnus, Cincin Istimewa
Ya, aku telah menyiapkan cincin istimewaku. Memang sih, Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga punya cincin, tapi cincinku istimewa karena paling jelas terlihat. Cincin yang besar tapi tipis ini lebarnya 400 ribu km. Sebenarnya cincinku tidak padat dan terdiri dari kepingan es, debu, dan batuan. Kepingan es ini ada yang selembut pasir hingga sebesar gedung bertingkat. Wow!

Jupiter, The Great Red Spot
Kamu pasti pernah mendengar Great Red Spot atau bintik merah raksasa ang kumiliki. Diameternya sekitar 25 ribu km. Besarnya hampir dua kali besar Bumi. Bintik merah ini berawal dari badai raksasa di permukaanku. Aku berputar sangat cepat. Segala yang ada di sini ikut berputar, membentuk semacam badai. Badai terbesar di tata surya ini terjadi terus menerus selama lebih dari 400 ahun hingga membentuk seperti bintik merah raksasa. Tak ada yang tahu pasti kenapa Great Red Spot menjadi merah. Kamu mau menyelidikinya ?

Bumi, Planet Kehidupan
Di mana manusia, hewan, dan tumbuhan bisa hidup? Tentu saja di Bumi! Tujuh puluh satu persen dari permukaanku berisi air. Aku adalah satu-satunya planet di mana air bisa tetap bertahan dalam bentuk cair. Hanya 11 persen dari permukaanku yang bisa ditanami. Tahukah kamu, seribu ton debu meteor menjatuhiku setiap hari? Kamu juga harus tahu, untuk mengelilingiku, diperlukan 33 juta orang yang merentangkan tangan dan bergandengan.





WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI

Jumat, 16 Desember 2011

Ketika Bulan dan Matahari Hilang

Langit mendadak kelam. Bulan dan Matahari hilang. Pada zaman dahulu, di Bumi, orang-orang ketakutan. Gawat, gerhana datang!

Di Cina
Drum! Drum! Terdengar bunyi genderang. Ada gerhana berarti ada naga yang menelan Bulan atau Matahari. Si naga harus diusir. Caranya dengan menabuhi bunyi-bunyian atau menembakkan panah supaya si naga lari!

Di Jepang 
Wooo, gerhana! Celaka! Orang-orang langsung menutup sumur dan sumber mata air mereka. Sebab mereka percaya, racun sedang jatuh dari langit!

Di Asia Tengah tanggal 28 Mei 585 Masehi...
Dua negara di Timur Tengah sedang berperang. Tiba-tiba zlapp! Langit jadi gelap. Gerhana menyebabkan kedua negara itu menghentikan pertempuran. Akhirnya, kedua negara pun berdamai.

Di India
Byurrr! Orang-orang menceburkan tubuh mereka sampai batas leher ke dalam air. Sambil melakukan itu, mereka berdoa semoga Matahari dan Bulan bisa mempertahankan dirinya dari gangguan naga.

Di Pulau Jawa
Tong! Tong! Tong! Kentongan dipukul waktu gerhana. Berarti Batara Kala, si raksasa jahat, sedang menelan Bulan atau Matahari. Maka penduduk desa membunyikan kentongan supaya si raksasa pergi.

Wah, wah... Kenapa pada zaman dulu orang-orang takut pada gerhana, ya? Apa betul ada naga atau raksasa yang menelan Bulan dan Matahari? Apa betul ada racun yang jatuh dari langit? Kita selidiki, kenapa Bulan dan Matahari bisa hilang!

Gerhana Terjadi Kalau . . .
Ada satu benda angkasa yang bergerak ke bayangan benda angkasa lainnya.

Matahari yang Sembunyi
Bumi mengedari Matahari dan Bulan mengedar Bumi. Sewaktu Bulan bergerak tepat di antara Bumi dan Matahari, Matahari pun tertutup Bulan. Orang-orang di Bumi tidak dapat melihat Matahari. Itulah yang di namakan Gerhana Matahari.

Karena lintasan orbit Bulan agak lonjong, letak Bulan kadang lebih jauh dan kadang lebih dekat dari Bumi. Ini menyebabkan Bulan kelihatan kadang lebih besar dan kadang lebih kecil. Saat Bulan kelihatan sama besar dengan Matahari pada waktu gerhana, maka terjadilah Gerhana Matahari Total.

Saat Bulan kelihatan lebih kecil dari Matahari pada waktu gerhana, maka terjadilah Gerhana Matahari Cincin.

Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian terjadi ketika Bulan hanya menutupi sebagian Matahari.

Bulan yang Padam
Apabila Bumi berada segaris di antara Bulan dan Matahari, terjadilah gerhana Bulan. Sebab, kalau dilihat dari Bumi, Bulan akan tertutup oleh bayangan Bumi.

Gerhana Bulan 
Gerhana Bulan Sebagian terjadi karena masih ada cahaya Matahari yang menyinari sebagian daerah di Bumi.

Gerhana Bulan Total terjadi sebab seluruh Bulan tertutup bayangan Bumi. Jadi Bulan akan padam alias gelap sama sekali.

Adakah Gerhana Planet ?
Ada enggak, sih, gerhana Bumi, gerhana Jupiter, gerhana Mars, gerhana Venus, dan gerhana-gerhana lainnya? Tentu saja ada! Kalau kita tinggal di Bulan, kita bisa melihat Gerhana Bumi. Saat posisi Matahari, Bulan, dan Bumisegaris, maka Bumi akan tertutup bayangan Bulan. Begitu juga kalau kita tinggal di planet-planet lain, kita bisa melihat berbagai macam gerhana. Bahkan, pesawat penjelajah Mars yang bernama Opportunity, telah merekam peristiwa gerhana di Planet Mars.

Rekor Gerhana Matahari
  • Gerhana Matahari paling lama bisa berlangsung selama 7 menit 31 detik.
  • Gerhana Matahari paling lama yang pernah tercatat, terjadi selama 7 menit 8 detik di Filipina.
  • Gerhana Matahari selama 7 menit 29 detik di perkirakan akan terjadi di tengah Samudera Atlantik pada tanggal 17 Juli 2186.



 WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI


Jumat, 25 November 2011

Mata-Mata Antariksa

Mata-mata ini punya mata yang terbuat dari kaca bening. Matanya bisa melihat benda langit yang bercahaya lebih jelas. Apakah benda langit itu berwujud planet, bintang, meteor, komet, atau galaksi? Hanya mata-mata antariksa bernama teleskop yang bisa menjawabnya.

Batu Kaca untuk Mata-Mata

     Beruntunglah, orang-orang Mesopotamia berhasil mengolah batu kwarsa yang bening jadi kaca. Penemuan kaca membuat orang dapat melihat huruf-huruf kecil jadi besar. Benda kaca ini lalu disebut kaca mata.
     Sejak ditemukan kaca mata, orang kemudian mengutak-atik kaca untuk melihat benda yang jauh. Baru pada tahun 1609 Pak Galileo Galilei berhasil membuat kaca untuk melihat permukaan bulan. Kaca istimewa ini di namai teleskop. Wow, setelah diintip dengan teleskop, ternyata permukaan bulan yang halus penuh dengan lubang-lubang atau kawah . Berkat Pak Galileo, teleskop pun resmi menjadi mata-mata antariksa yang pertama!

Mata-Mata Terhebat

    Teleskop Hubble adalah salah satu mata-mata antariksa terhebat. Wuiih, teleskop Hubble terbang mengelilingi Bumi di antariksa. Dia tidak henti melihat semua benda langit di alam semesta. Ssst, teleskop Hubble bisa melihat ribuan galaksi, lo. Hmm, galaksi ini letaknya jauh sekali di langit dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
     Yaps, di alam semesta ada ribuan galaksi yang bergerak pelan. Kamu tahu kan? Galaksi adalah kumpulan bintang, planet, dan gas. Planet Bumi kita berada dalam salah satu galaksi di alam semesta. Nama galaksi tempat Planet Bumi berada adalah galaksi Bima Sakti atau Milky Way. Wah, teleskop Hubble sudah berhasil menamai galaksi-galaksi sampai ratusan. Ck, ck, teleskop Hubble benar-benar mata-mata antariksa yang hebat!

Astromaster, si Mata-Mata Kecil

     Kamu juga bisa jadi mata-mata antariksa, tanpa perlu memakai teleskop secanggih Hubble. Ya, kamu dapat mengamati langit hanya untuk bersenang-senang. Bawa teleskop kecil ke halaman rumah, arahkan ke sana sini, dan intip. Ketika melihat benda langit yang menarik, wow ... senangnya bukan main.
     Nah, salah satu teleskop yang cocok untuk bersenang-senang adalah Astromaster 70 AZ. Teleskop in dibuat oleh pabrik teleskop Celestron, di Amerika Serikat. Teleskopnya sangat ringan. Teleskop cukup dipasand di atas kuda-kuda kaki tiga atau tripod. Hebatnya, mata kaca teleskop dapat menampilkan benda langit 90 kali lebi besar dari ukuran yang dilihat mata telanjang.
     Wow, teleskop Astromaster sanggup melihat permukaan Bulan, Planet Venus, Planet Mars, cincin Planet Saturnus, Planet Jupiter beserta keempat bulannya! Ssst, jika kamu piknik ke desa yang gelap, teleskop Astromaster dapat di pakai untuk melihat galaksi Andromeda. Mmm, rupanya meskipun kecil, teleskop Astromaster tidak kalah hebat dengan Hubble, ya!

Mancing Bintang, Yuk!

     Ssst, hobi mengamati langit dengan teleskop disebut juga memancing bintang. Hihihi ... Soalnya, teleskop di arahkan ke sana sini. Mirip orang melempar pancing ikan di sungai. Tentu saja, pemancing bintang berbeda dengan astronom. Karena astronom hanya mengarahkan teleskop sesuai penelitian. Tapi, pemancing bintang banyak berjasa menemukan benda langit baru, lo.
    




WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI