Mars, Si Planet Merah
Aku yakin bisa merebut salah satu gelar yang ada. Aku punya Olympus Mons, gunung berapi terbesar di tata surya. Gunung ini dikelilingi Olympus Mons Aureole atau lingkaran cahaya. Tinggi Olympus Mons 27 km, diameternya 624 km, dan lebar kawahnya 85 km. Bandingkan dengan Mauna Lao, gunung berapi terbesar di Bumi. Tinggi Mauna Lao 10 km dengan diameter 120 km. Volume Olympus Mons hampir 100 kali lebih besar daripada gunung berapi terbesar di Bumi!Saturnus, Cincin Istimewa
Ya, aku telah menyiapkan cincin istimewaku. Memang sih, Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga punya cincin, tapi cincinku istimewa karena paling jelas terlihat. Cincin yang besar tapi tipis ini lebarnya 400 ribu km. Sebenarnya cincinku tidak padat dan terdiri dari kepingan es, debu, dan batuan. Kepingan es ini ada yang selembut pasir hingga sebesar gedung bertingkat. Wow!Jupiter, The Great Red Spot
Kamu pasti pernah mendengar Great Red Spot atau bintik merah raksasa ang kumiliki. Diameternya sekitar 25 ribu km. Besarnya hampir dua kali besar Bumi. Bintik merah ini berawal dari badai raksasa di permukaanku. Aku berputar sangat cepat. Segala yang ada di sini ikut berputar, membentuk semacam badai. Badai terbesar di tata surya ini terjadi terus menerus selama lebih dari 400 ahun hingga membentuk seperti bintik merah raksasa. Tak ada yang tahu pasti kenapa Great Red Spot menjadi merah. Kamu mau menyelidikinya ?
Bumi, Planet Kehidupan
Di mana manusia, hewan, dan tumbuhan bisa hidup? Tentu saja di Bumi! Tujuh puluh satu persen dari permukaanku berisi air. Aku adalah satu-satunya planet di mana air bisa tetap bertahan dalam bentuk cair. Hanya 11 persen dari permukaanku yang bisa ditanami. Tahukah kamu, seribu ton debu meteor menjatuhiku setiap hari? Kamu juga harus tahu, untuk mengelilingiku, diperlukan 33 juta orang yang merentangkan tangan dan bergandengan.
WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar