Sabtu, 16 Maret 2013

Lingkungan Bumiku


Bumiku panas, bumiku gersang
Kini kau tak seelok rupamu puluhan tahun lalu
Kau mulai tak bersahabat dengan penghunimu
Dimana isi alammu berbalik menyerang kami

                                                Wahai tempat hidup makhluk Tuhan
                                                Kini kau berbeda, kau berubah
                                                Panas menyala bagai api kami rasakan
                                                Entah apa dosa kami padamu

Tapi aku tau sebab engkau murka
Manusia lupa akan pentingnya dirimu
Ulah mereka sendiri yang mengubahmu
Tak bertanggungjawab telah merusakmu

                                                Sampah berserakkan  menjulang bagai gunung
                                                Bau tak sedap tajam menusuk hidung
                                                Gedung kokoh berdiri tegak di atasmu
                                                Lingkungan sehatmu menjadi sarang penyakit

Kau berselimut gas karbon dioksida
Terkepung asap hitam pekat kendaraan
Bencana alam terus datang silih berganti
Efek rumah kaca kini penderitaanmu
Dan global warming menjadi sebutanmu

                                                Namun aku yang mengerti kamu
                                                Peduli akan lingkunganmu saat ini
                                                Perlahan kan ku hijaukan kembali dirimu
                                                Ku mulai tanam dengan sebatang pohon
Demi masa depan anak cucu nantinya



KARYA : RACHMAWATI UTAMI


SABAR, SYUKUR DAN MANUSIA BERMARTABAT


      Sebagai salah sifat atau akhlak yang terpuji, sabar dan syukur merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung dalam ayat maupun hadis Rasulullah saw, sehingga dengan demikian, manusia senantiasa diarahkan untuk tetap bersikap sabar dan syukur dalam segala aspek kehidupannya. Dalam prakteknya, kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi yang dihadapinya saat ini demi balasan yang baik di akhirat.

     Seseorang yang penyabar pada prakteknya tergambar dalam sikapnya yang rela menunda kesenangan sesaat, demi kebahagiaan abadi dan jangka panjang di akhirat sebagai kesenangan yang jauh lebih tinggi yang disediakan Allah kepada orang-orang yang sabar. Sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an :

  “Dan sesungguhnya balasan di akhirat itu lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa” (QS.12/Yusuf:57).

     Seseorang yang memiliki kesabaran yang tinggi, memiliki ketangguhan menghadapi berbagai cobaan dan tantangan hidup yang menghadangnya. Sebab kesabaran itu merupakan kekuatan dahsyat yang amat besar bagi seseorang yang ingin meraih sukses dalam kehidupan. Hampir seluruh aspek kehidupan membutuhkan kesabaran, dan sikap sabar merupakan salah satu “akhlak Qur’ani” yang paling banyak dibicarakan dalam al-Qur’an. Menurut Imam Al-Ghazali ada 70 kali Al-Qur’an menyebutkannya, menurut Ibnul Qayyim 90 kali, bahkan menurut al-Nadhir 100 kali sikap sabar ini disebut-sebut dalam Al-qur’an. Itu mengindikasikan bahwa sabar merupakan amalan paling utama yang menentukan keberhasilan hidup dan aktivitas manusia.

     Islam tidak mengenal batas dalam kesabaran, sebagaimana sering dijadikan alasan oleh sebagian orang untuk melegalkan perbuatannya diluar batas kesabaran. Dalam Islam ditekankan bahwa setiap mukmin harus tetap dalam kesabaran agar dapat meningkatkan kualitas mentalnya. 
Adapun bentuk kesabaran yang diajarkan dalam Islam adalah kesabaran progresif dan dinamis, bukan kesabaran yang represif statis yang dapat memandulkan kreatifitas dan aktifitas seseorang itu. Kesabaran yang dinamis itu ditunjukkan dengan sikap pantang menyerah, tangguh dan ulet dalam menghadapi berbagai tantangan dan cobaan hidup. Kesabaran yang dinamis itu harus dimotifasi oleh semangat kerelaan untuk menunda kesenangan sesaat, demi kebahagiaan yang abadi di akhirat. Inilah kesabaran yang nantinya akan membuat seseorang menjadi lebih dekat dengan Tuhannya, sebagaimana al-Qur’an menyebutkan:

  “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bersabar”.

     Disamping sifat sabar, sikap syukur juga perlu diaplikasikan seseorang dalam hidupnya. Hal ini agar ia menyadari posisinya sebagai makhluk ciptaan Allah yang harus tunduk dan tidak pantas bersikap sombong dan takabbur dihadapanNya. Kesadaran bersyukur dapat melahirkan sikap rendah hati, tawadhu, terbuka dan memiliki sikap peduli kepada sesama. Sehingga membuka peluang bagi diperolehnya rahmat Allah swt, dan membuka peluang bagi diperolehnya kebahagiaan dan nikmat dari Allah, sebagaimana firman Allah swt:

  “Jika kamu bersyukur, akan Kutambahkan nikmatKU kepadamu. Akan tetapi jika kamu kufur sesungguhnya azabKU amat pedih” (QS.14/Ibrahim:7)

     Dari penjelasan berbagai ayat dan al-Hadist, maka sebenarnya sikap sabar dan syukur jika diamalkan secara dinamis sesuai dengan tuntunan Islam, maka hal tersebut akan mengantar seseorang menjadi hamba Allah yang berpredikat mulia dan bermartabat, serta mendapat lindungan Allah swt. Terkait dengan hal ini, salah satu do’a yang diajarkan Rasulullah saw. adalah sebagai berikut :

  “Ya Allah, jadikanlah aku orang yang sabar, dan jadikanlah aku orang yang bersyukur, serta jadikanlah aku di depan pandanganku kecil, dan di depan pandangan manusia bermartabat “.
Melihat dari urutan do’a seperti yang pohonkan oleh Nabi saw. tersebut diatas, mengindikasikan betapa erat kaitannya antara permohonan supaya menjadi hamba yang bersabar, hamba yang bersyukur dan hamba yang bermartabat mulia.

     Dapat di simpulkan bahwa sabar dan syukur sangat dituntut dalam segala aspek kehidupannya. Sikap sabar ditunjukkan dengan kerelaan hati menerima kondisi yang dihadapinya saat ini demi kepentingan akhirat. Sebab pahala atas kesabaran itu berupa pahala yang besar yang akan diperoleh di akhirat.

     Seorang yang memiliki kesabaran yang tinggi, memiliki ketangguhan menghadapi berbagai cobaan, dan sikap sabar merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan hidup dan aktivitas manusia. Tidak ada batasan dalam kesabaran, karena kesabaran itu dapat menjadikan seseorang lebih dekat dengan Tuhannya. 

     Bagi mereka yang ingin mendapatkan kemuliaan dan derajat yang tinggi, hendaklah berusaha semaksimal mungkin agar dapat menjalankan kesabaran dan kesyukuran dengan baik, sebab kedua hal tersebut sangat berpengaruh untuk mengangkat harkat dan martabat seseorang menjadi lebih baik.



Islam Mewajibkan Muslim Rajin Bekerja


     Kalau dalam khazanah pendidikan Islam dikenal istilah wajib belajar, maka sejajar dengan itu sebenarnya diperlukan pula istilah “wajib bekerja”. Sebab Islam memberikan ruang yang demikian luas dan menganggap penting semua aktifitas kerja yang produktif semisal pertanian, perdagangan dan lain sebagainya adalah aktifitas penting dan sangat fital. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah ayat dalam Al-Qurán diantaranya : “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasulnya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang maha mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan” (QS.at-Taubah:105). 

     Firman Allah pula; “Dan barang siapa mengerjakan pekerjaan yang baik-baik, laki-laki maupun perempuan, sedang ia dalam kedaan beriman, maka mereka akan masuk syurga, mereka diberi rizki didalamnya tanpa hisab” (QS.Al-Mukminun:40).

     Islam tidak memandang manusia dari sisi keturunan, derajat, ataupun pangkatnya. Akan tetapi yang dijadikan Islam sebagai parameter peringkat kualitas seseorang adalah “kerjanya”. Sebab terdapat 50 kali al-Qur’an menggandengkan kata iman dan kerja, alladzina amanu wa ámilu al-shalihat. Ini mengindikasikan adanya penekanan al-Qur’an yang sangat serius terhadap amal dan kerja, sebagaimana pula dikemukakan oleh tokoh Islam Syaikh Abdul Hadi yang mengatakan: Al-Islamu áqidatu ámalin wal ámalu áqidatin (Islam adalah aqidah dan perbuatan sebagaimana juga perbuatan adalah wujud aqidah).

     Ismail Raji Al-Faruqi, seorang pemikir muslim juga mengatakan bahwa agama Islam itu adalah a religion of action (agama yang menekankan aksi atau perbuatan), sehingga kegiatan usaha untuk kepentingan perorangan, keluarga maupun untuk kepentingan orang lain disamakan nilainya dengan amal sholeh jika didasari oleh iman. 

     Oleh sebab itu iman dan amal itu harus saling terkait dan hubungan antara iman dan amal sama dengan hubungan antara akar dan pohon, yang salah satunya tidak mungkin bisa eksis tanpa adanya yang lain. Sebab Islam tidak mengakui sebuah keimanan yang tidak membuahkan perbuatan yang baik sebagaimana perbuatan yang baik tidak diterima tanpa landasan iman.

     Mengenai perintah melakukan pekerjaan, dalam hal ini Al-qur’an dengan tegas mengatakan bahwasanya jika seorang Muslim selesai melakukan shalat Jumát yang merupakan ibadah ritual pekanan, hendaknya ia kembali melakukan aktivitas kerjanya dalam rangka mencari keutamaan atau anugerah Allah, sesuai perintah Allah swt. dalam ayat Al-Qurán (62:10 ; 19:93 dan 67). 

     Al-qurán mendesak semua orang untuk memiliki kemampuan fisik untuk bekerja dan berusaha mencari sarana hidup untuk dirinya dan keluarganya. Tak seorangpun dalam situasi normal, dibolehkan untuk meminta-minta dan menjadi beban bagi orang lain. Bahkan orang yang telah terpenuhi segala kebutuhannya karena hartanya yang melimpah, masih diwajibkan bekerja dan berjuang untuk mencapai dan memperoleh karunia Allah dengan sungguh-sungguh. Itulah sebabnya Rasulullah mengajarkan pada ummatnya agar setiap kali keluar mesjid agar membaca do’a : “Ya Allah! Saya mohon bukalah karunia-Mu”.

     Tugas manusia adalah sebagai khalifah Allah di muka bumi, sebagai konsekuensi dari predikat itu maka manusia berkewajiban membangun dunia ini dengan mengolah sumber-sumber alamnya dengan cara yang adil dan sebaik-baiknya. Sebagaimana firman Allah swt.: “Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya” (QS.Hud:61).
Al-Qurán sangat menentang tindakan malas dan menyia-nyiakan waktu, baik dengan cara berpangku tangan dan tinggal diam tanpa melakukan hal-hal yang produktif. Al-Qurán selalu menyeru manusia untuk mempergunakan waktu (al-áshr) dengan cara menanam perbuatan baik sebagai investasi jangka panjang. Orang yang tidak mempergunakan waktunya secara baik akan dicela dan dimasukkan pada golongan orang-orang yang sangat merugi.

     Dalam pandangan Islam, kerja manusia adalah sumber nilai yang riil. Jika seseorang tidak memiliki kerja maka dia tidak akan berguna dan tidak memiliki nilai sebab dalam Islam “Kerja” menentukan posisi dan status seseorang dalam kehidupan. Sebagaimana diungkapkan dalam al-Qur’an yang artinya; “Dan setiap mereka mendapat derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tidak dirugikan.” (QS.Al-Ahqaf:19).

     Dengan kata lain, kerja adalah satu-satunya kriteria iman, dimana manusia bisa dinilai dan mendapatkan pahala, penghargaan dan ganjaran dari Allah swt. Al-Qurán senantiasa menjanjikan pahala yang berlimpah dan pahala yang besar bagi seorang yang bekerja, dan memberikan pada mereka balasan atas setiap kualitas dan kuantitas kerjanya. Firman Allah ta’ala:
“Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia”. (QS.al-Hajj:50)

     Memang ada pernyataan dari Allah bahwasanya para pengemis dan orang-orang yang miskin harus dibantu, karena mereka itu memiliki hak dari sebahagian harta orang-orang yang kaya. Namun itu bukan berarti bahwasanya mereka itu mendapat lisensi selamanya untuk tetap mendapatkan bantuan masyarakat secara permanen, melainkan sifatnya hanya sementara. Itulah sebabnya mengapa Allah swt. sangat mencintai orang berhasil membantu memampukan saudaranya yang lemah sisi ekonominya menjadi kuat dan mampu.

     Rasulullah pernah memberikan nasehat agar berusaha memampukan dirinya dengan bekerja. Rasulullah mengajarkan bahwa mencari rizki untuk memenuhi hajat hidup melalui kerja keras, jauh lebih baik daripada hidup dengan menyandarkan diri pada orang lain. Diantara hadits Rasulullah saw menyebutkan : “Tak seorang muslim pun yang menanam pohon atau hasil panen yang dinikmati oleh burung ataupun manusia (ataupun makhluk lainnya), kecuali Allah akan menganggapnya perbuatannya itu sebagai sedekah” (HR.Bukhari).

     Rasulullah SAW menyatakan bahwasanya orang yang mencari nafkah hidupnya untuk dirinya sendiri dan untuk saudaranya, lebih baik dari pada saudaranya yang tidak bekerja meski telah beribadah sepanjang waktu.
Dapat disimpulkan bahwa kerja merupakan kewajiban setiap insan, dan bahkan status seseorang, dalam perspektif Islam sangat ditentukan oleh kualitas kerjanya. Kerja adalah sebuah faridhah (kewajiban) dimana setiap orang akan dimintai pertanggung jawabnya.

Curilah aku dari diriku sendiri
Sembunyikan aku di suatu tempat
dalam hatimu
Jangan sampai aku tersesat sendirian
Jangan sampai aku berada jauh darimu
Datanglah mendekat dan peluklah aku
Aku rela berkorban untukmu
Aku sanggup mati untukmu
Semua orang mengatakan ini
Tapi hanya aku yang akan melakukannya
Datanglah mendekat dan peluklah aku
Hanya kaulah harapanku
Hanya kaulah ketenangan jiwaku
Hanya kaulah detak jantungku
Aku tak mengetahui yang lain
Hanya ini yang aku ketahui
Telah ku sentuh dirimu dengan 
pandangan mataku
Tanpa di minta ku telah dapatkan
dunia ini
Hanya kaulah cahaya hatiku
Hanya kaulah harta kehidupanku
Aku tak mengetahui yang lain
Hanya ini yang ku ketahui
Kau tinggal begitu dalam di 
lubuk hatiku
Hatiku yang menangis pun
tersenyum
Kaulah pasangan hidup yang
diciptakan Tuhan
Telah ku berikan hatiku padamu
Oh sayangku, 
apa yang telah kau lakukan ?
Saat beradu pandang denganmu maka ku sadari
Aku tergila-gila padamu
Kisah ini telah terukir di hati
Aku telah menerima mu seorang sebagai kekasihku
Di bibirmu ada tawa,
di mataku ada rasa yang memabukkan
Bila ku memandangmu maka hatiku tak terkendali
Aku akan mencintaimu siang malam
Setelah bertemu denganmu aku mendapatkan kedamaian
Aku harus mengatakan ini kepada mu
Bahwa aku akan menetap dalam pelukanmu
Jangan pernah lupakan janji ini
Setelah membuatku tertawa,
jangan buat aku menangis
Jangan pernah sembunyikan apapun dariku
Telah ku lihat mimpi yang menjadi harapanku
Saat-saat pertemuan yang indah
Kau duniaku sayang
Malamku penuh dengan rindu
Ku lihat iringan pengantin dalam mimpiku
Hiasilah dunia khayal itu
Dimana orang yang datang tak akan bisa pergi kembali
Sumpah ini akan selalu terjaga
Berikan pelukan hanya padaku seorang

Saat aku melihatmu,
maka aku ketahui satu hal sayang
Bahwa cinta itu gila
Kemana aku harus pergi setelah ini ?
Aku akan mati dalam pelukanmu
Di mataku ada impian tentangmu
Di hatiku ada kenanganmu
Apa lagi milikku ?
Segalanya milikmu
Jiwaku milikmu,
napasku milikmu
Di mataku mengalir air matamu
Sumpah apa yang lebih besar dari cinta ?

Aku harus cerita apa
Aku jadi bingung
Anggap saja aku belum pernah 
bertemu orang seperti dia
Kadang dia lugu, kadang nakal,
kadang gila, kadang jenius,
kadang suka marah-marah, 
kadang membuat wajah lucu 
dan membuat tertawa, kadang-kadang
bersih keras seperti anak-anak, dan
kadang seperti teman sejati
Siapa dia yang sebenarnya, aku tidak
bisa mengungkapkannya dengan kata-kata
Ntah kenapa aku merasa kalau dia 
memandang aku, rasanya aku jadi wanita
paling cantik di dunia
Bila dia tertawa ingin rasanya aku menari
Bila dia marah ingin aku memeluknya
Bila dia mencintai aku, aku akan menangis
Sejak bertemu dengannya aku merasa 
bahwa aku di ciptakan untuk dirinya
Dan dia di ciptakan untuk diriku
Aku mencintainya
Bukan untuk sehari, bukan untuk sekejap,
tapi untuk seumur hidupku

# Dil To Pagel Hai
Cinta itu selalu sabar dan baik
Cinta tak pernah cemburu
Cinta tak pernah sombong dan angkuh
Cinta tak pernah kasar dan egois
Tak mudah tersinggung dan penuh benci
Cinta tak membutuhkan kesenangan di atas
dosa orang lain tetapi senang dalam kebenaran
Cinta selalu siap memaafkan, percaya, dan
menahan apapun yang terjadi

# A Walk To Remember
Selain persahabatan ada hubungan lain
Hubungan yang tidak kita mengerti
Ikatan yang tidak ingin punya nama
Ikatan yang tidak punya penghalang
Tidak punya batasan
Ikatan itu di sebut ikatan hati
Ikatan cinta
Ikatan kasih sayang
Kalau kau sakit aku juga sakit
Apa pun yang kau inginkan
Tidak akan bisa kau menolaknya
Kau pasti mengerti

# Khabi Khushi Khabi Gham
* AKU SERAHKAN SELURUH HATIKU
SAAT AKU JATUH CINTA KEPADAMU
                               ♥R

# Ku tahu aku telah mencintainya
sebelum cahaya merekah untuk pertama
kali dalam kehidupanku

Ku tahu aku semakin mencintainya saat
cahaya memancar indah memberi berbagai
warna dalam kehidupanku

Dan ku tahu aku tetap mencintainya walau
kini cahaya tak lagi memberikan keajaiban
warna dalam kehidupanku

Bagiku, dialah cahaya abadi dalam labirin
kegelapan yang menyelimutiku kini


# " I love thee with a love I seemed
to lose. With my lost saints - I love
the with the breath, smiles, tears,
of all my life ! - and, if God choose,
I shall but love the better after death "
( Elizabeth Barreth Browning 1806-1861 )


# " Bila aku mencintaimu, bahkan waktu pun
takkan berkuasa 'tuk memupuskannya,
seperti halnya raga yang takkan berdaya
'tuk memisahkannya. Karena bila aku
mencintaimu, 'kan ku  buat para penjaga
surgawi menatap iri pada kesucian nan
abadi dari cinta tak bersyarat yang
ku persembahkan hanya untukmu kasih seorang "

Jumat, 15 Maret 2013

* I guess God simply wants me to meet
many wrong people before I meet the
right one

* Love looks not with the eyes, but with
the mind. And Therefore is winged cupid
painted blind

* Our eyes tell us what we want to believe,
but our heart tells us only the simple truth

* They said even in the storm we'll find some
lights, so here I am trying to find my own
light in my stormy days

* Start spreading the news. I'm leaving
today. I want to be a part of it

* When we two parted, in silence
and tears, half broken hearted to
sever for years

* I won't cry because it came to an end,
but I will smile because it happened

* Sunrise, sunset, changes right before my eyes,
but your vision stays forever in my heart

* I won't struggle so much for I believe
best things happen when not expected

* Farewell to Thee ! But not farewell to all
my fondest throughts of Thee, within
my heart they still shall dwell and
they shall cheer and comfort me


# di kutip dari Novel "Bellamore" karya Karla M Nashar

Bellamore

Teman, mari ku bisikkan padamu
kisah tentang sebuah keindahan cinta
yang pernah hadir menghangatkan hatiku
dengan membawa beribu rasa bagi sang jiwa

Namun ternyata takdir memiliki rahasia
yang tak dapat ku pahami dengan pasti
Cinta itu terenggut dariku membawa
semua asa serta menorehkan uka pada
jiwa nan sepi ini

Ku kira takkan pernah ku miliki lagi sebuah
cinta dengan keindahan yang mampu
membuatku terlena.
Namun takdir memang memiliki
sebuah rahasia yang akhirnya
dapat ku pahami sepenuhnya

Jadi marilah ku ingatkan kembali padamu
akan pepatah tua yang pernhah berkata
bahwa mencintai seseorang tak harus selalu
di barengi dengan memiliki raganya semata

Dan inilah yang kini menjadi pemahamanku
Walau telah ku miliki cinta sejati yang baru,
namun ku tahu cinta yang pernah ku miliki
dulu akan selalu menjadi bagian dari kenanganku

Bellamor,
Beautiful Love,
dan itulah kisahku tentang keindahan cinta yang
kerlipnya akan hidup di hati selamanya


# di kutip dari Novel "Bellamore" karya Karla M Nashar

Unwritten By : Natasha Bedingfield

I am unwritten, can't read my mind, I'm undefined
I'm just beginning, the pen is in my han, ending unplanned

Staring at the blank page before you
Open up the dirty window
Let the sun illuminate the words that you could not find

Reaching for something in the distance
So close you can almost taste it
Release your inhibitions

Feel the rain on your skin
No one else can feel it for you
Only you can let it in
No one else, no one else

Can speak the words on your lips
Drench yourself in words unspoken
Live your life with arms wide open
Today is where you book begins
The rest is still unwritten

I break tradition, sometimes my tries, are outside the lines
We've been conditioned to not make mistake,
but I can't live that way

Leaving On A Jet Plane Ost. Armageddon


All my bags are packed, I'm ready to go
I'm standing here out side your door
I hate to wake you up to say good bye
But the down is breaking, it's early morning
The taxi's waiting, he's blown his horn
Already I'm so innocent I could die

So kiss me and smile for me
Tell me that you'll wait for me
Hold me like you'll never let me go
Cause I'm leaving on a jet plane
I don't know when I'll be back again
Oh Babe, I hate to go

There's so many times I've let you down
So many times I've played around
But tell him that they don't mean a thing
Every place I go I think of you
Every song I sing I'll sing for you
When I come back, I'll wear your wedding ring

Now the time has come to leave you
One more time, oh let me kiss you
And close your eyes and I'll be own my way
Dream about the days to come
When I won't have to leave alone
By the times that I want have to say


Singer : Chantal Kreviazuk

The Call Ost. The Chronicles of Narnia : Prince Caspian


It started out as a felling
Which then grew into a hope
Which then turned into a quite thought
Which then turned into a quite word

And then that word grew louder and louder
Til it was a battle cry

I'll come back
When you call me
No need to say good bye

Just because everything's changing
Doesn't mean it's never
Been this way before

All you can do is try to know
Who your friends are
As you head off to the war

Pick a star on the dark horizon
And follow the light

You'll come back
When it's over
No need to say good bye

Now we're back to the beginning
It's just a felling and no one knows yet
But just because they can't feel it too
Doesn't mean that you have to forget

Let your memories grow stronger and stronger
Til they're before your eyes

You'll come back
When they call you
No need to say good bye

You'll come back
When they call you
No need to say good bye


Singer : Regina Spektor