I am unwritten, can't read my mind, I'm undefined
I'm just beginning, the pen is in my han, ending unplanned
Staring at the blank page before you
Open up the dirty window
Let the sun illuminate the words that you could not find
Reaching for something in the distance
So close you can almost taste it
Release your inhibitions
Feel the rain on your skin
No one else can feel it for you
Only you can let it in
No one else, no one else
Can speak the words on your lips
Drench yourself in words unspoken
Live your life with arms wide open
Today is where you book begins
The rest is still unwritten
I break tradition, sometimes my tries, are outside the lines
We've been conditioned to not make mistake,
but I can't live that way
Jumat, 15 Maret 2013
Leaving On A Jet Plane Ost. Armageddon
All my bags are packed, I'm ready to go
I'm standing here out side your door
I hate to wake you up to say good bye
But the down is breaking, it's early morning
The taxi's waiting, he's blown his horn
Already I'm so innocent I could die
So kiss me and smile for me
Tell me that you'll wait for me
Hold me like you'll never let me go
Cause I'm leaving on a jet plane
I don't know when I'll be back again
Oh Babe, I hate to go
There's so many times I've let you down
So many times I've played around
But tell him that they don't mean a thing
Every place I go I think of you
Every song I sing I'll sing for you
When I come back, I'll wear your wedding ring
Now the time has come to leave you
One more time, oh let me kiss you
And close your eyes and I'll be own my way
Dream about the days to come
When I won't have to leave alone
By the times that I want have to say
Singer : Chantal Kreviazuk
The Call Ost. The Chronicles of Narnia : Prince Caspian
It started out as a felling
Which then grew into a hope
Which then turned into a quite thought
Which then turned into a quite word
And then that word grew louder and louder
Til it was a battle cry
I'll come back
When you call me
No need to say good bye
Just because everything's changing
Doesn't mean it's never
Been this way before
All you can do is try to know
Who your friends are
As you head off to the war
Pick a star on the dark horizon
And follow the light
You'll come back
When it's over
No need to say good bye
Now we're back to the beginning
It's just a felling and no one knows yet
But just because they can't feel it too
Doesn't mean that you have to forget
Let your memories grow stronger and stronger
Til they're before your eyes
You'll come back
When they call you
No need to say good bye
You'll come back
When they call you
No need to say good bye
Singer : Regina Spektor
Sabtu, 19 Januari 2013
Cinta Sejati Ost. Habibie & Ainun
Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Singer : Bunga Citra Lestari
Only Hope Ost. A Walk to Remember
It's the one that I've tried to write over and over again.
I'm awake in the infinite cold.
Would you sing to me over and over and over again.
So, I lay my head back down.
And I lift my hands and pray.
To be only yours, I pray,
to be only yours I know now you're my only hope.
Sing to me the song of the stars.
Of your galaxy dancing and laughing and laughing again.
When it feels like my dreams are so far.
Sing to me of the plans that you have for me over again.
So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray.
To be only yours, I pray,
to be only yours I know now, you're my only hope.
I give you my destiny.
I'm giving you all of me.
I want your symphony, singing in all that I am.
At the top of my lungs, I'm giving it back.
So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray.
To be only yours, I pray,
to be only yours I pray,
to be only yours I know now you're my only hope.
Singer : Mandy Moore
Senin, 19 November 2012
Mungkin Besok Ada atau Tidak
New York, kota ini
mengajarkan aku untuk menjadi mandiri, mengajarkan aku untuk memenuhi tanggung
jawabku, mengajarkan aku untuk menghadapi hidup, tapi tidak bisa mengajarkan
aku untuk mencintai. Kemana waktu itu ? setiap kali aku mengamati kota ini dari
jauh, saya merasa lebih dekat dengan papa. Setiap saya merindukannya, saya
datang ke sini, Central Park. Aku Alila Angeliana dan ini adalah kisahku .
Mamaku
Tia, setelah papa meningggal dunia tanggungjawab seluruh keluarga jatuh
padanya, tetapi ia tidak pernah membiarkan kami untuk merasakan beban
penderitaannya.
“Saya
mengerti Pak Marco, tetapi coba pahami masalah saya. Saya harus melakukan
pinjaman. Restoran saya memang menjadi pusat penghasilan saya tetapi di sekitar
restoran saya juga terdapat kompetisi sehingga restoran saya sepi
pengunjung”. “Terima kasih” ucap Tia
dari seberang telepon rumahnya.
“Aku
pulang” , ucap Alila sambil menutup pintu.
“Dari
mana kamu ?”, tanya Tia.
“Central
Park”, jawab Alila.
“Central
Park ? mengapa ?”, tanya Tia.
“Untuk
menemui seseorang”, sahut Alila.
“Siapa
?”, tanya Tia.
“Menemui
pacar. Apakah mama menangis ?”, tanya Alila.
“Tidak
!. Kamu yang menangis.”, jawab Tia.
“Tidak,
Ma!.”, jawab Alila.
Setiap hari aku dan
mama saling berbohong satu sama lain untuk menutupi masalah yang membuat kita
menangis. Saudaraku Leon cacat. Dia tidak bisa bermain basket seperti anak-anak
lain tetapi dia bisa sangat menjengkelkan seperti anak laki-laki lain. Nenek
sayang pada Leon, tetapi tidak pada Gia. Dia sangat membenci Gia. Gia diadopsi
oleh Tia, mungkin itu sebabnya nenek tidak menganggap Gia sebagai cucunya. Tiga
hal yang diinginkan oleh nenek, yaitu terus menyalahkan Tia atas kematian
anaknya yang bunuh diri, ingin aku menikah dengan orang pilihannya, dan menginginkan
mamaku meninggal. Satu hal yang tidak aku inginkan, yaitu menikah. Hingga nenek
selalu berusaha mencarikan aku seorang laki-laki dan aku harus memilihnya.
Pagiku dimulai dengan
cara yang sama seperti setiap harinya. Mama bertengkar dengan nenek yang diikuti
dengan pemogokkan marahku dan kemudian mendengarkan obrolan teman kampus
sekaligus tetangga saya, Lana.
“Ya
Tuhan, hari ini hujan. Aku benci hujan.”, Alila mendengus kesal.
..........
Ferdian Ferdinandi, dia
adalah sahabatku. Tinggal sendirian di kota New York dan ia telah membuat
kemajuan dalam pekerjaannya selama tiga tahun ini. Saya telah belajar dengan
dia selama satu tahun di MBA. Dia memiliki buku harian kecil berwarna hitam .
Aku ingin tahu apa yang Ferdian tulis dalam buku hariannya itu. Aku pernah
bertanya tentang itu, tetapi dia tak memberi tahunya. Ketika aku bertemu
pertama kali dengan dia, aku tidak menyukainya sama sekali. Tapi hari ini dia
temanku, seorang teman yang sangat dekat. Pada dasarnya dia seorang laki-laki
yang baik dan aku dapat menjamin itu. Kau tahu mengapa ? Aku lupa tentang semua
masalah keluargaku ketika aku bertemu dengannya.
“Tuhan, jika engkau
mendengarkan harap bawa cahaya dalam kegelapan ini, sebuah kedamaian kecil.”,
sebuah kata yang ku ucapkan dalam doaku malam ini.
Hari ini, di kota New York cuaca
memang sedang tidak bersahabat. Dinginnya malam pun menyelimuti tubuhku. Esoknya
tiba-tiba musim berubah, tidak ada yang tahu bagaimana menyingkirkan awan suram
itu dan matahari tersenyum pada kita semua.
……….
Sementara
itu, Dani Mardian datang dalam lingkungan keluarga kami. Tetangga baru yang
ikut campur tangan karena melihat kesedihan keluarga kami. Saat itu pula,
pertama kali ku melihatnya ku merasa tak suka padanya karena sikapnya yang ikut
campur. Tak hanya perubahan dalam keluargaku, tetapi perubahan dalam lingkungan
sekitar rumah kami yang semula membosankan menjadi menyenangkan sejak
kehadirannya.
“Mengapa
Anda tertawa? Saya tidak percaya ini lucu.” , Alila mendengus kesal.
“Normal
orang menemukan situasi lucu seperti ini. Apakah Anda mencoba untuk mengatakan
bahwa aku tidak normal?”, jawab Dani.
“ Menurut
saya anda memang tidak normal. Sejak pagi Anda telah bersikap seperti kamu
sudah mengenal kami selama bertahun-tahun. Apa yang terjadi ? Ada masalah ?”,
Alila pun kembali bertanya.
“Masalah
? Ya, mengapa kamu merasa bahwa beban seluruh dunia ada di bahu kamu. Siapakah
kamu ? Apa gunanya berdoa kepada Tuhan bila kamu tidak tahu bagaimana
menghargai kehidupan yang telah diberikan.”, jawab Dani tak mau kalah.
“Apa
yang kamu ketahui tentang kehidupan saya ?.”, ucap Alila.
“Tidak
banyak, tapi cukup untuk mengatakan bahwa di mata kamu mungkin kamu tidak
mempunyai banyak. Tetapi lihatlah hidup kamu melalui mata orang lain dan kamu
akan tahu bahwa kamu memiliki banyak kehidupan. Aku akan mengajarkan kamu untuk
tersenyum, tapi oh Tuhan, kamu sangat sulit tersenyum dan kamu perlu untuk
berlatih agar senyum itu dapat kembali.”, kata Dani.
“Lupakan.
Aku minta maaf aku tidak bisa.”, jawab Alila yang kemudian sembari meninggalkan
Dani.
Aku terus berpikir sepanjang malam. Apakah aku
benar-benar lupa cara untuk tersenyum ?.
……….
Malam itu, dimana
Alila, Dani, dan Ferdian keluar bersama dan Dani menggandeng mereka berdua.
Tiba-tiba Alila sedih, dia teringat saat papanya menggandeng tangannya setiap
pergi ke sekolah dulu seperti yang dilakukan Dani saat ini.
“Aku
sangat rindu papa. Aku tidak tahu mengapa dia meninggalkan kami dan pergi. Aku
merindukannya”, ucap Alila sedih.
“Dengar
Alila, kamu tidak terlihat manis ketika kamu menangis. Kau tampak baik saat
marah. Setiap kamu merindukan papamu, pikirkan aku maka kau akan marah. Aku
benar-benar seperti kamu. Hariku tak lengkap sampai aku bisa bertemu dengan
ayahku.”, kata Ferdian sembari menghibur Alila yang menangis tiba-tiba karena
merindukan papanya.
Alila melepaskan
pegangan tangannya dari Dani dan menggandeng tangan Ferdian sembari berjalan
pulang meninggalkan Dani yang tertinggal di belakang. Tetapi saat itu juga,
Dani merasa bahagia bisa melihat sekilas senyum di bibir Alila malam itu.
……….
“Kamu?.”, kata Alila.
“Kamu?. Apa yang kamu lakukan di
sini?. Kemanapun aku pergi kamu mengikuti aku. Tolong tinggalkan aku sendiri.
Alila, maaf aku hanya bercanda. Dengar, Aku ingin mengatakan sesuatu kepada
kamu.”, kata Dani.
“Aku tidak ingin mendengarkan
apapun.”, jawab Alila ketus.
“Kemarin malam, untuk pertama
kalinya aku merasa bahwa kamu seperti semua gadis-gadis yang lain. Tapi untuk
beberapa alasan, kamu ingin menyembunyikan gadis yang ada dalam dirimu. Satu
hal lagi, dimanapun dia, papa kamu memandangi kamu, kamu marah, kamu sedih, dia
mengawasi semua dan mungkin dia juga menangis dengan kamu. Sekarang kamu tidak
bisa menghapus air matanya dari sini, namun kamu dapat menghentikan itu dengan
tersenyum dan tertawa. Dengan lesung pipi yang kamu punya.”, ucap Dani.
Sihir Dani telah tersebar di seluruh penjuru keluargaku. Mereka semua mulai
menyayangi Dani. Apakah Dani adalah malaikat yang di kirim Tuhan pada keluarga
kami ? Seperti yang mama bilang pada Leon dan Gia. Entahlah, namun bagiku, aku
mulai tersenyum. Aku telah belajar untuk tersenyum yang menurutku itu
menakutkan. Begitu banyak kebahagiaan dan bagaimanapun kesedihan itu hanyalah
sebuah tikungan.
..........
Restoran Tia mulai mengalami kemunduran. Hampir setiap hari tempat itu sepi
pengunjung. Dua bulan ke depan mereka harus meninggalkan kota ini karena
tagihan hutang yang belum sempat di bayar. Saat itu juga Dani berada di
restoran mereka. Ia mendengarkan keluhan Tia dan ia mulai berfikir. Mencoba membantu
menghidupkan kembali keuangan mereka. Akhirnya Dani pun menjelaskan maksud
rencananya. Ia mendorong keluarga Alila untuk mencoba merubah menu makanan yang
mereka sajikan dimana menu yang akan dipilih adalah menu tradisional negara
asal yang tidak ada di New York. Mereka pun setuju dan menu
tersebut diganti dengan menu negara asal mereka, yaitu menu masakan Indonesia.
Satu per satu pengunjung pun mulai berdatangan untuk mencoba makanan di
restoran itu. Akhirnya usaha mereka berhasil. Berkat bantuan Dani dan kerja
sama keluarga Alila, restoran tersebut dapat bertahan. Kini hidup mereka berangsur-angsur
semakin baik.
Ternyata benar yang mama katakan, menurutku Dani adalah malaikat yang di kirim Tuhan untuk menolong
mereka. Dia membuat bahagia Tia dan juga seluruh keluarga Alila. Dia
mengembalikan senyum Tia yang sempat hilang terhapus air mata. Alila pun mulai
jatuh cinta kepadanya dan Ferdian jatuh cinta pada Alila. Dani terpaksa
berbohong kepada Alila bahwa dia telah menikah dengan Arleena yang sebenarnya adalah dokter yang
merawatnya. Dia melakukan itu
karena dia sadar akan sakit parah yang di deritanya. Dia tahu bahwa waktunya di
dunia hanya tinggal menghitung hari. Dan dia pun tahu walaupun dia mencintai
Alila, tetap saja dia tidak akan bisa bersamanya. Dani mengorbankan cintanya
untuk melihat Alila bahagia bersama Ferdian, karena dia juga tahu bahwa Ferdian
sangat menyayangi Alila. Walaupun memang tidak mudah untuk melupakan cinta
pertama.
..........
Mengetahui bahwa Dani telah menikah,
hati Alila sakit. Ia berlari menuju Central Park tempat yang menjadi kenangan
dia bersama papanya dulu. Ia menangis sendiri, namun Tia pun datang
menghampirinya.
“Kamu mencintai Dani dan dia sudah
menikah. Mengapa kamu jatuh cinta Alila?.”, ucap Tia.
“Kalau aku tahu sebelumnya, apakah
aku telah jatuh cinta ?. mengapa mama menangis?”, tanya Alila.
“Karena aku tau kamu baik.”, kata
Tia.
“Aku cinta dia, mama. Aku benar-benar
mencintainya. Mengapa aku mencintainya? Mengapa hal ini terjadi kepadaku? Apa
yang harus aku lakukan?.”, seru Alila.
“Semua akan baik-baik saja. Aku tahu
malaikat kita melihat kita sekarang. Dia akan memastikan bahwa kamu akan hidup
dengan penuh kasih sayang lagi. Dia akan mengajarkanmu untuk mencintai lagi dan
kamu akan jatuh cinta lagi. Bahkan Dani ingin mengisi hidup kamu dengan cinta
Ferdian.”, Tia meyakinkan Alila.
..........
“Satu detik..satu detik. Seberapa jauh kau bisa lari dari saya?.” cegah
Ferdian saat Alila menghindarinya.
“Aku tidak tahu apa yang terjadi padamu. Aku pikir kamu sudah gila. Selama
tiga hari aku telah mencoba mencari dimana kamu. Ketika aku membutuhkan
temanku, kemana saja kau?.”, ucap Alila.
“Aku lelah, aku benar-benar lelah menjadi temanmu.”, kata Ferdian.
“Apa?.” jawab Alila.
“Apa?, apa ? Bila kamu ingin tertawa itu Ferdian, Bila kamu ingin menangis
itu Ferdian, tetapi ketika kamu harus mengasihi seseorang itu lain. Ini tidak
akan terjadi lagi kan?.” Ucap Ferdian yang membuat Alila semakin bingung.
“Apakah kamu baik-baik saja Ferdian?.”, tanya Alila heran.
“Dengarkan
aku Alila, Kita adalah teman bukan? Orang yang sangat pintar telah mengatakan
bahwa langkah pertama untuk mencintai adalah persahabatan. Kita telah bersahabat
dan aku ingin menjadi lebih dari seorang sahabat.”, kata Ferdian sembari
meninggalkan Alila.
Aku ingin tahu apa yang dimaksud Ferdian. Hari itu aku merasa Ferdian harus
berhenti menjadi temanku. Ia telah menjadi sesuatu yang lain. Dan apa sesuatu
itu, aku tidak tahu. Atau apakah aku memang tidak tahu?.
..........
“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu
dan tolong dengarkan. Alila, untuk mempertahankan seumur hidup, setiap hubungan
harus memiliki kekuatan bersama dengan cinta. Papa kamu menyayangi kita, tetapi
ia adalah orang yang lemah. Dia meninggalkan kita semua dan pergi bahkan tanpa
berpikir sesaat apa yang akan terjadi pada kita setelah dia meninggal. Tapi
Ferdian tidak lemah, ia sangat mencintai kamu.”, ucap Tia kepada Alila.
Setelah Alila mendengarkan nasehat
mamanya, ia segera menelepon Ferdian. Ia ingin bertemu Ferdian malam ini.
“Aku tahu kamu tidak mempunyai cinta untuk kau berikan padaku hari ini.
Tapi aku yakin suatu hari nanti kamu akan memilikinya. Dan aku akan menunggu
hari itu karena aku tau hari itu pasti datang.”, kata Ferdian pada Alila malam
itu.
Ferdian melamar Alila saat itu juga
dan dia menerima lamaran itu.
..........
Setelah menghadiri pesta pernikahan Ferdian dan Alila, Dani masuk rumah
sakit. Kondisinya semakin memburuk. Semua orang telah berkumpul di kamar Dani
di rawat untuk menjenguknya. Ia tak berhasil mendapatkan transplantasi untuk
jantungnya tapi ia berhasil menggunakan kesempatan waktunya untuk membahagiakan
orang lain yang dia pun tidak bisa merasakan itu semua pada dirinya
sendiri. Dia telah membuat
bahagia Tia, mama Alila. Dia telah membuat bahagia Alila yang sekarang telah
bersama Ferdian. Dia telah membuat bahagia Gia yang sekarang telah di anggap
menjadi cucu nenek Alila berkat kebenaran dari surat mama kandung
Gia yang dikirimkan untuk Tia yang
dia katakan pada nenek Alila. Bahwa Gia adalah hasil hubungan
terlarang suami Tia dengan orang lain dan Tia pun mau menerima Gia sebagai
anaknya dimana ibunya sendiri tidak bisa menerima Gia. Dan Dani pun bahagia bisa melihat orang sekelilingnya bahagia karena
kehadirannya untuk yang terakhir
kalinya. Akhirnya Dani dapat beristirahat tenang di sisi Tuhan.
..........
Dua puluh tahun kemudian
...
Dani, adalah sebuah kenangan yang
semuanya berhubungan denganku dan akan selalu aku simpan di hatiku. Dia cinta
pertamaku dan aku tidak akan bisa melupakan dia. Dia mengajarkan cinta padaku,
mengajarkanku untuk mencintai kehidupan, mengajarkanku untuk mencintai diriku
sendiri, dan mengajarkanku untuk mencintai Ferdian. Kita tidak akan pernah bisa
melupakan dia. Impian setiap gadis ingin menemukan seorang teman baik dalam
suaminya dan aku beruntung menemukan suami dalam sahabatku. Aku Alila Angeliana
dan ini adalah
kisahku.
WRITTEN BY : RACHMAWATI UTAMI
Minggu, 04 November 2012
Wahai November, why you so crime to me ?
Dear November,
Why you so crime to me ?
Why you can't be my special month ?
Dear 12 November,
Why you can't be my beautiful day ?
Why you don't understand me ?
November, seandainya kau tahu
Bahwa aku ingin kau menjadi bagian dari kebahagiaanku
But why I can't feel happy in this month ?
Mengapa hanya kesedihan yang aku rasakan ?
Mengapa hanya luka yang aku dapat ?
Inikah balasan atas ketulusan cintaku ?
Dear November,
Why you so crime to me ?
Seandainya kau tahu
Ku ingin merasa ceria seperti namamu "November ceria"
Ku ingin merasakan kebahagiaan penuh di bulanmu ini
Di mana 12 November 2012 yang ku nantikan
Menjadi saksi genapnya usiaku ke 17
"Sweet Seventeen"
Ku ingin ada sesuatu yang special hadir di hidupku
Aku berharap di hari itu aku bisa merasakan
Sesuatu yang belum pernah aku rasakan
Seperti di hari jadiku sebelumnya
Dan ku ingin merasakan itu sekali saja
Tapi mengapa ?
Apa yang kita harapkan belum tentu bisa terjadi
Mengapa apa yang kita inginkan tidak sesuai kenyataan ?
Dan hanya membuat kita sebagai sang pemimpi
Dimana aku berharap "sesuatu" itu menjadi sebuah kenyataan
November,
Why you so crime to me ?
Mengapa bisa aku tidak bahagia di bulanku ini ?
Mengapa aku tak bisa tertawa seperti sebelumnya ?
Apa salahku ?
Mengapa justru sakit yang ku dapat
Mengapa justru kekecewaan yang datang kepadaku
Yang aku terima dari orang yang sangat aku sayangi
Dari orang yang sangat berarti di hidupku
Andai kau berada di posisiku
Kau akan mengerti betapa sakitnya
Ucapan yang kau katakan padaku
Penilaian yang kau berikan padaku
Ku tak pernah berbohong padamu
Tapi mengapa kau tak pernah percaya padaku ?
Dan dengan ucapan itu pula
Telah membuktikan betapa tidak percayanya dirimu padaku
Bila kau sayang padaku, tidak mungkin kau rela melakukan itu
Betapa tidak kecewanya diriku
Orang yang sangat aku sayang membuatku terluka
Kamu tidak akan mengerti rasa sakit itu
Yang telah kau berikan di hati ini
Bagaimana bisa dengan mudahnya ku melupakan hal itu ?
Dear November,
Why you so crime to me ?
Aku tahu tidak ada yang spesial di bulan ini
Tapi hanya ada duka yang ku rasa
Apakah bisa ku kembali percaya padamu ?
Mengapa hanya ada kesakitan yang ku rasakan
Saat hadirnya seseorang dalam hidupku
Tuhan, apakah aku tak berhak bahagia ?
Dengan cinta yang aku miliki
Tuhan, mengapa kesedihan yang ku dapat ?
Mengapa hanya menangis yang bisa aku lakukan ?
Mengapa ku tak bisa bahagia dalam hidupku ?
Salah apa aku Tuhan ?
Segitunya kah aku tak berarti bagi orang lain ?
Ku berusaha tuk tidak menyakiti seseorang
Tapi yang ku perbuat selalu salah
Aku sangat sayang kepadamu
Dan ku tak ingin kehilangan dirimu
Tapi apakah aku berarti dalam hidupmu ?
Apakah kau menyayangiku ?
Segitu burukkah aku di matamu ?
Mengapa kau ragu dengan sayangku padamu ?
Apa yang harus ku perbuat ?
Apa yang harus ku buktikan padamu ?
Agar kau percaya bahwa hanya kamu seorang yang aku sayangi
Agar kau tahu hanya kau yang aku inginkan
Nothing else, only you
Agar kau tau hanya kau satu-satunya di hatiku
Tuhan, tolong beri tahu dia
Sejak kapan dia berada di hatiku
Agar dia tahu ku hanya sayang padanya
Walaupun kecewa yang saat ini ku rasa
Tapi yakinlah bahwa aku sangat menyayangimu
Dear November,
Tolong kembalikan senyumku yang dulu
Setengah lingkaran ceria di bibirku
Bulan sabit indah yang melengkung di wajahku
Tolong kembalikan keceriaanku yang sempat hilang
Yang telah terubah oleh tangis kesedihan
Tuhan, tolong jangan hukum aku terus
Dengan kesedihan yang tak berujung ini
Sesungguhnya ku menginginkan kebahagiaan dalam hidupku
Izinkanku tuk merasakannya Tuhan
Di 12 November 2012 besok
November, terima kasih telah menjadikanku bagian dari harimu
Tanggal 12, tanggal yang indah bagiku
Dimana ku lahir di dunia ini
Dan merasakan cinta dalam hidupku :)
Why you so crime to me ?
Why you can't be my special month ?
Dear 12 November,
Why you can't be my beautiful day ?
Why you don't understand me ?
November, seandainya kau tahu
Bahwa aku ingin kau menjadi bagian dari kebahagiaanku
But why I can't feel happy in this month ?
Mengapa hanya kesedihan yang aku rasakan ?
Mengapa hanya luka yang aku dapat ?
Inikah balasan atas ketulusan cintaku ?
Dear November,
Why you so crime to me ?
Seandainya kau tahu
Ku ingin merasa ceria seperti namamu "November ceria"
Ku ingin merasakan kebahagiaan penuh di bulanmu ini
Di mana 12 November 2012 yang ku nantikan
Menjadi saksi genapnya usiaku ke 17
"Sweet Seventeen"
Ku ingin ada sesuatu yang special hadir di hidupku
Aku berharap di hari itu aku bisa merasakan
Sesuatu yang belum pernah aku rasakan
Seperti di hari jadiku sebelumnya
Dan ku ingin merasakan itu sekali saja
Tapi mengapa ?
Apa yang kita harapkan belum tentu bisa terjadi
Mengapa apa yang kita inginkan tidak sesuai kenyataan ?
Dan hanya membuat kita sebagai sang pemimpi
Dimana aku berharap "sesuatu" itu menjadi sebuah kenyataan
November,
Why you so crime to me ?
Mengapa bisa aku tidak bahagia di bulanku ini ?
Mengapa aku tak bisa tertawa seperti sebelumnya ?
Apa salahku ?
Mengapa justru sakit yang ku dapat
Mengapa justru kekecewaan yang datang kepadaku
Yang aku terima dari orang yang sangat aku sayangi
Dari orang yang sangat berarti di hidupku
Andai kau berada di posisiku
Kau akan mengerti betapa sakitnya
Ucapan yang kau katakan padaku
Penilaian yang kau berikan padaku
Ku tak pernah berbohong padamu
Tapi mengapa kau tak pernah percaya padaku ?
Dan dengan ucapan itu pula
Telah membuktikan betapa tidak percayanya dirimu padaku
Bila kau sayang padaku, tidak mungkin kau rela melakukan itu
Betapa tidak kecewanya diriku
Orang yang sangat aku sayang membuatku terluka
Kamu tidak akan mengerti rasa sakit itu
Yang telah kau berikan di hati ini
Bagaimana bisa dengan mudahnya ku melupakan hal itu ?
Dear November,
Why you so crime to me ?
Aku tahu tidak ada yang spesial di bulan ini
Tapi hanya ada duka yang ku rasa
Apakah bisa ku kembali percaya padamu ?
Mengapa hanya ada kesakitan yang ku rasakan
Saat hadirnya seseorang dalam hidupku
Tuhan, apakah aku tak berhak bahagia ?
Dengan cinta yang aku miliki
Tuhan, mengapa kesedihan yang ku dapat ?
Mengapa hanya menangis yang bisa aku lakukan ?
Mengapa ku tak bisa bahagia dalam hidupku ?
Salah apa aku Tuhan ?
Segitunya kah aku tak berarti bagi orang lain ?
Ku berusaha tuk tidak menyakiti seseorang
Tapi yang ku perbuat selalu salah
Aku sangat sayang kepadamu
Dan ku tak ingin kehilangan dirimu
Tapi apakah aku berarti dalam hidupmu ?
Apakah kau menyayangiku ?
Segitu burukkah aku di matamu ?
Mengapa kau ragu dengan sayangku padamu ?
Apa yang harus ku perbuat ?
Apa yang harus ku buktikan padamu ?
Agar kau percaya bahwa hanya kamu seorang yang aku sayangi
Agar kau tahu hanya kau yang aku inginkan
Nothing else, only you
Agar kau tau hanya kau satu-satunya di hatiku
Tuhan, tolong beri tahu dia
Sejak kapan dia berada di hatiku
Agar dia tahu ku hanya sayang padanya
Walaupun kecewa yang saat ini ku rasa
Tapi yakinlah bahwa aku sangat menyayangimu
Dear November,
Tolong kembalikan senyumku yang dulu
Setengah lingkaran ceria di bibirku
Bulan sabit indah yang melengkung di wajahku
Tolong kembalikan keceriaanku yang sempat hilang
Yang telah terubah oleh tangis kesedihan
Tuhan, tolong jangan hukum aku terus
Dengan kesedihan yang tak berujung ini
Sesungguhnya ku menginginkan kebahagiaan dalam hidupku
Izinkanku tuk merasakannya Tuhan
Di 12 November 2012 besok
November, terima kasih telah menjadikanku bagian dari harimu
Tanggal 12, tanggal yang indah bagiku
Dimana ku lahir di dunia ini
Dan merasakan cinta dalam hidupku :)
Langganan:
Postingan (Atom)



